
Raksasa retail Indonesia kembali tunjukkan kehadiran signifikan di Canton Fair

William Widjaja, direktur pengadaan Kawan Lama Group, berjalan melewati poster Pameran Impor dan Ekspor China sesi ke-135 di Guangzhou, Provinsi Guangdong, China selatan, pada 16 April 2024. (Xinhua/Liu Dawei)
Kawan Lama Group, mengomentari ragam produk China yang ditawarkan dalam pameran Canton Fair, yang menurutnya, menyuguhkan "pengalaman belanja terpadu" (one-stop shopping experience) dengan beraneka barang, mulai dari sikat gigi hingga mobil.
Guangzhou, China (Xinhua) – Kawan Lama Group, sebuah nama besar dalam dunia bisnis retail Indonesia, kembali tunjukkan kehadiran yang signifikan di Pameran Impor dan Ekspor China, yang biasa dikenal sebagai Canton Fair. Kali ini, perusahaan itu mengerahkan lebih dari 130 profesional pengadaan untuk menjajaki beragam penawaran di acara perdagangan global tersebut."Tidak disangka dan sangat lengkap," kata William Widjaja, direktur pengadaan Kawan Lama Group, mengomentari ragam produk China yang ditawarkan dalam pameran tersebut, yang menurutnya, menyuguhkan "pengalaman belanja terpadu" (one-stop shopping experience) dengan beraneka barang, mulai dari sikat gigi hingga mobil.Beragam produk China juga masuk ke dalam daftar pengadaan Kawan Lama, dan pada akhirnya menjangkau jutaan rumah tangga di Indonesia.Widjaja menyoroti keikutsertaan Kawan Lama Group dalam Canton Fair sejak 1995. Perusahaan itu tidak membatasi pembeliannya pada barang saja, tetapi juga memperluas jangkauannya ke berbagai layanan yang ditawarkan di pameran tersebut dalam beberapa tahun terakhir. Grup ini telah bermitra dengan perusahaan-perusahaan China, seperti Guangzhou Light Holdings Limited. Kolaborasi tersebut telah memperkuat branding, pengembangan produk, dan desain kemasan grup, sehingga menambah nilai signifikan pada pengoperasian bisnisnya.Dalam Canton Fair edisi kali ini, merek produk peralatan milik Kawan Lama, KRISBOW, bahkan menempati stan utama di area pameran impor sehingga dapat aktif mempromosikan merek dan produknya kepada khalayak global.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Praktisi: UMKM berisiko tinggi, perlu terapkan "SOP" untuk tingkatkan kualitas produk
Indonesia
•
10 Sep 2024

CEO Nippon Steel Jepang sebut tidak akan menyerah akuisisi US Steel
Indonesia
•
09 Jan 2025

Setelah 24 tahun melantai, jaringan toko swalayan Lawson dihapus dari bursa saham Tokyo
Indonesia
•
27 Jul 2024

Harga minyak naik karena pasokan yang ketat dan ketidakpastian persediaan
Indonesia
•
24 Jun 2022


Berita Terbaru

FreeNow hadir di Morowali, investasi China diharapkan gerakkan ekonomi lokal
Indonesia
•
28 Oct 2026

Impor BBM Indonesia dari China bisa melonjak 8 kali lipat, dari 6,6 triliun rupiah jadi 54,45 triliun rupiah
Indonesia
•
28 Oct 2026

Arab Saudi simpan minyak mentah di Jurong Rock Caverns Singapura
Indonesia
•
26 Oct 2026

Danantara buka penjajakan dengan 11 perusahaan China, investasi PLTS dan hilirasasi mineral jadi sorotan
Indonesia
•
27 Oct 2026
