Kasus kematian yang berkaitan dengan alkohol naik 30 persen pada tahun pertama COVID-19 di AS

Seorang bartender mencampur minuman di Starbucks Reserve Roastery yang baru di Michigan Avenue, Chicago, Amerika Serikat, pada 25 November 2019. (Xinhua/Joel Lerner)
Kematian akibat minuman beralkohol bisa terjadi karena gagal hati atau pankreas yang disebabkan oleh alkohol, keracunan alkohol, sindrom putus alkohol (withdrawal), dan penyakit tertentu lainnya.
New York City, AS (Xinhua) – Kasus kematian yang dapat langsung dikaitkan dengan minuman beralkohol naik hampir 30 persen di Amerika Serikat (AS) pada tahun pertama pandemik COVID-19, menurut laporan media AS, mengutip data terbaru dari pemerintah.Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) AS mengatakan jumlah keseluruhan dari kasus kematian tersebut meningkat pada 2020 dan 2021, demikian dilansir The Associated Press pada Jumat (4/11).Dua laporan dari CDC pekan lalu memberikan detail lebih lanjut tentang kelompok masyarakat yang memiliki tingkat kematian akibat minuman beralkohol tertinggi dan negara bagian yang melaporkan angka kematian tertinggi.Sebuah laporan yang dirilis pada Jumat berfokus pada lebih dari sepuluh jenis kematian "yang dipicu oleh minuman beralkohol" yang sepenuhnya disebabkan oleh kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol. Contoh-contoh kasus tersebut meliputi gagal hati atau pankreas yang disebabkan oleh alkohol, keracunan alkohol, sindrom putus alkohol (withdrawal), dan penyakit tertentu lainnya. Terdapat lebih dari 52.000 kematian semacam itu tahun lalu, naik dari 39.000 pada 2019.
Sejumlah wisatawan meminum bir di Bruges Beer Experience di Brugge, Belgia, pada 13 Mei 2022. (Xinhua/Zheng Huansong)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Pakar Denmark: Kewajiban tes negatif COVID-19 bagi pelancong China "tak masuk akal"
Indonesia
•
06 Jan 2023

Amazon dikabarkan mulai proses PHK
Indonesia
•
17 Nov 2022

Lebih dari 57 juta orang di Asia Pasifik terdampak bencana iklim pada 2021
Indonesia
•
15 Dec 2021

Peningkatan durasi musim panas sebagian besar disebabkan oleh aktivitas antropogenik
Indonesia
•
09 Nov 2022
Berita Terbaru

Feature – Kisah dua mahasiswa Indonesia jajal kereta cepat, nikmati liburan Festival Musim Semi di China
Indonesia
•
07 Feb 2026

Kegiatan budaya Imlek China digelar perdana di Kantor Pusat ASEAN
Indonesia
•
07 Feb 2026

Feature – Lansia di China nikmati masa pensiun dengan jadi ‘content creator’
Indonesia
•
05 Feb 2026

Perlintasan Rafah kembali dibuka, PBB harapkan lebih banyak negara terima pasien dari Gaza
Indonesia
•
03 Feb 2026
