
Tinjauan antidoping temukan tidak ada "hal yang disembunyikan" perihal kasus kontaminasi perenang China

Foto ini menunjukkan logo World Aquatics. (Xinhua)
Kajian antidoping menemukan bahwa World Aquatics telah bersikap "transparan dan kolaboratif" dalam tinjauannya perihal kasus kontaminasi yang melibatkan 23 perenang China.
Jenewa, Swiss (Xinhua) – Sebuah kajian antidoping menemukan bahwa World Aquatics telah bersikap "transparan dan kolaboratif" dalam tinjauannya perihal kasus kontaminasi yang melibatkan 23 perenang China.Sebanyak 23 perenang China dinyatakan positif menggunakan trimetazidine (TMZ) pada Januari 2021 usai diduga tanpa sadar terpapar zat itu melalui kontaminasi. Setelah melakukan penyelidikan, Badan Antidoping China (Chinese Anti-Doping Agency/CHINADA) memutuskan bahwa temuan analitis yang merugikan (adverse analytical finding/AAF) terkait TMZ merupakan insiden massal terisolasi yang disebabkan oleh konsumsi makanan yang telah terkontaminasi TMZ oleh para atlet tersebut saat mereka berpartisipasi dalam ajang itu. Kemudian, diputuskan bahwa para atlet yang terlibat akan "dianggap tidak melakukan kesalahan atau kelalaian, dan kasus AAF tersebut seharusnya tidak diajukan sebagai (bentuk) pelanggaran aturan antidoping (anti-doping rule violation/ADRV)."Pada Mei 2024, World Aquatics Bureau membentuk komite peninjau audit antidoping untuk memeriksa proses dan prosedur yang dilakukan oleh World Aquatics "dalam menangani tidak hanya Kasus TMZ, tetapi semua kasus doping yang berada di bawah yurisdiksinya."
Foto ini menunjukkan logo Badan Antidoping China (Chinese Anti-Doping Agency/CHINADA). (Xinhua)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Korban tewas tabrakan kereta di Yunani bertambah jadi 57 orang
Indonesia
•
03 Mar 2023

WHO sebut akhir pandemik COVID-19 sudah dekat, China membantah
Indonesia
•
15 Sep 2022

CNN: Ohio AS buka klinik untuk warga di dekat bangkai kereta beracun
Indonesia
•
22 Feb 2023

Feature - Pilah sampah dari rumah sehatkan lingkungan
Indonesia
•
20 Oct 2019


Berita Terbaru

Feature – Mengenal ‘catsitter’: Merawat kucing, menjaga kepercayaan
Indonesia
•
25 Sep 2026

Jepang makin tua, punya 36,24 juta lansia
Indonesia
•
21 Sep 2026

Feature – Paradoks media sosial di Indonesia: Buka jalan keadilan, juga picu perundungan
Indonesia
•
22 Sep 2026

Festival pertengahan musim gugur hadir di Batam, ratusan orang nikmati perpaduan budaya China-Indonesia
Indonesia
•
21 Sep 2026
