
Indeks harga produsen China turun 5,4 persen pada Juni 2023

Seorang karyawan bekerja di pabrik China State Shipbuilding Corporation (CSSC) (Tianjin) Shipbuilding Co., Ltd. di Tianjin, China utara, pada 21 Juni 2023. (Xinhua/Zhao Zishuo)
Indeks harga produsen China, yang mengukur biaya barang saat siap keluar dari pabrik, turun 5,4 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada Juni 2023.
Beijing, China (Xinhua) – Indeks harga produsen (producer price index/PPI) China, yang mengukur biaya barang saat siap keluar dari pabrik, turun 5,4 persen secara tahunan (year on year/yoy) pada Juni 2023, kata Biro Statistik Nasional (National Bureau of Statistics/NBS) China pada Senin (10/7).Penurunan tersebut lebih besar 0,8 poin persentase dari penurunan pada Mei. Dalam basis bulanan, PPI China turun tipis 0,8 persen, lebih kecil dari penurunan 0,9 persen sebulan sebelumnya.Ahli statistik NBS Dong Lijuan mengaitkan penurunan tersebut dengan penurunan harga komoditas, termasuk minyak dan batu bara, serta basis perbandingan yang tinggi pada periode yang sama tahun lalu.Pada Juni 2023, 25 dari seluruh 40 sektor industri yang disurvei melaporkan penurunan harga, turun dari 26 sektor pada bulan sebelumnya.PPI untuk industri yang terkait dengan ekstraksi minyak dan gas, produksi bahan kimia, penambangan dan pencucian batu bara membukukan penurunan lebih luas mulai dari 14,9 persen hingga 25,6 persen bulan lalu. Industri logam besi dan non-ferro (nonbesi) mencatatkan level harga mereka turun sebesar 16 persen dan 7,2 persen.Namun, PPI untuk industri produk budaya, manufaktur pesawat, listrik dan pemanas, tekstil, dan garmen naik tipis bulan lalu.Pada paruh pertama tahun ini secara keseluruhan, rata-rata PPI China turun 3,1 persen dari periode yang sama pada 2022.Meskipun PPI turun, ada peningkatan tanda-tanda membaiknya aktivitas pabrik dan penguatan momentum ekonomi di China. Indeks manajer pembelian (purchasing managers index/PMI) untuk sektor manufaktur, indikator ekonomi lanjutan yang dirilis baru-baru ini, mengakhiri penurunan selama tiga bulan dan mencapai angka 49 pada Juni.Para analis meyakini pemulihan ekonomi China secara keseluruhan menunjukkan kekuatan pendorong yang lebih kuat dan fondasi yang lebih kokoh.Menurut data resmi, ekonomi China menunjukkan momentum pemulihan dan perbaikan yang jelas dengan pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 4,5 persen pada kuartal pertama 2023. Pada kuartal kedua, ekonomi China diperkirakan akan semakin meningkat.Pada Senin, NBS juga mengatakan bahwa indeks harga konsumen (consumer price index/CPI) China tetap stabil pada Juni dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, lebih rendah dari kenaikan 0,2 persen pada Mei. Dalam basis bulanan, CPI China turun tipis sebesar 0,2 persen.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Pabrik perakitan bus di Mesir yang dibangun China dan Arab Saudi mulai beroperasi
Indonesia
•
02 Mar 2023

Ekonomi China pulih, harga batu bara acuan Januari naik menjadi 75,84 dolar AS per ton
Indonesia
•
04 Jan 2021

Utang rumah tangga Swedia yang belum lunas tembus rekor tertinggi
Indonesia
•
27 Jan 2023

Ekonom: Perusahaan Jepang hadapi krisis eksistensial jika pisah dari China
Indonesia
•
26 Nov 2022


Berita Terbaru

Harga energi Eropa berfluktuasi tajam di tengah perubahan sinyal AS-Iran
Indonesia
•
25 Mar 2026

Ekonomi Asia diproyeksikan tumbuh 4,5 persen pada 2026
Indonesia
•
25 Mar 2026

Harga buah di Malaysia diperkirakan naik akibat gangguan pengiriman di Timur Tengah
Indonesia
•
25 Mar 2026

Feature – Truk berat China buka jalan baru kerja sama saling menguntungkan di Indonesia
Indonesia
•
19 Mar 2026
