
Menlu China dan Prancis gelar pertemuan, bahas hubungan bilateral

Presiden China Xi Jinping bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Bali pada 15 November 2022. (Xinhua/Shen Hong)
Hubungan bilateral China-Prancis bertahan dari ujian perubahan dan kekacauan, mempertahankan stabilitas secara keseluruhan, serta menunjukkan momentum perkembangan yang positif.
Beijing, China (Xinhua) – Anggota Dewan Negara sekaligus Menteri Luar Negeri (Menlu) China Wang Yi pada Senin (19/12) bertemu dengan Menteri Luar Negeri Prancis Catherine Colonna via tautan video.Wang, yang juga anggota Biro Politik Komite Sentral Partai Komunis China (Communist Party of China/CPC), menyebut bahwa hubungan China-Prancis bertahan dari ujian perubahan dan kekacauan, mempertahankan stabilitas secara keseluruhan, serta menunjukkan momentum perkembangan yang positif.China bersedia melakukan pertukaran tingkat tinggi yang lebih erat dengan Prancis, memperdalam kerja sama pragmatis di bidang ekonomi, perdagangan, pertanian, dan penerbangan, serta mempromosikan pengembangan yang lebih besar bagi kemitraan strategis komprehensif China-Prancis di tahun yang baru, kata Wang.Dia menyebutkan bahwa China siap memperkuat komunikasi strategis dengan Prancis untuk menyuntikkan dorongan baru ke dalam kerja sama praktis bilateral dan memberikan kontribusi bersama bagi pengembangan hubungan China-Uni Eropa yang kuat, serta perdamaian dan stabilitas dunia dan regional.Wang juga menekankan bahwa China akan terus mengoptimalkan serta menyesuaikan langkah-langkah pencegahan dan pengendalian COVID-19 demi memberikan lebih banyak kenyamanan bagi pertukaran personel antara China dan negara asing."Prospek ekonomi China menjanjikan, dan potensi pasar skala super besar akan dirilis lebih cepat guna membawa peluang lebih besar bagi negara lain termasuk Prancis," ujar Wang.Sementara itu, Colonna mengatakan Prancis siap bekerja sama dengan China untuk mempersiapkan pertukaran tingkat tinggi di tahap berikutnya.Prancis mengapresiasi langkah-langkah baru China dalam mengatasi pandemik serta berharap dapat mengaktifkan kembali pertukaran budaya dan pertukaran antarmasyarakat serta melanjutkan kembali secara bertahap aktivitas pertukaran personel yang normal antara kedua belah pihak, ujar Colonna, seraya menambahkan bahwa Prancis akan terus memperkuat koordinasi multilateral dengan China untuk bersama-sama mengatasi tantangan global.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Korban tewas serangan Rusia terhadap Kota Dnipro Ukraina jadi 20 orang
Indonesia
•
16 Jan 2023

Rusia usir wartawan Jerman usai kantor media lokalnya ditutup otoritas Jerman
Indonesia
•
29 Nov 2024

Trump ancam akan alihkan dana hibah Universitas Harvard ke sekolah kejuruan di AS
Indonesia
•
28 May 2025

Menlu China dan Rusia bertemu, bahas hubungan bilateral dan krisis Ukraina
Indonesia
•
03 Mar 2023


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
