Harapan hidup di Singapura naik, perempuan bisa capai usia 86 tahun

Ilustrasi. (Hu Chen on Unsplash)

Angka harapan hidup di Singapura naik menjadi 83,9 tahun pada 2025, melampaui tingkat sebelum pandemik.

 

Singapura (Xinhua/Indonesia Window) – Angka harapan hidup di Singapura naik menjadi 83,9 tahun pada 2025, melampaui tingkat sebelum pandemi, menurut data resmi yang dirilis pada Rabu (3/6).

Harapan hidup saat baru lahir bagi warga Singapura naik 0,2 tahun dari 83,7 tahun pada 2024 dan juga melampaui angka tertinggi sebelum pandemi sebesar 83,7 tahun yang tercatat pada 2019, demikian disampaikan Departemen Statistik Singapura dalam sebuah pernyataan.

Dibandingkan tahun 2015, angka harapan hidup di Singapura meningkat 1 tahun, dari 82,9 tahun menjadi 83,9 tahun pada 2025.

Penduduk laki-laki yang lahir pada 2025 diperkirakan memiliki angka harapan hidup rata-rata 81,8 tahun, naik 0,3 tahun dibandingkan pada 2024 dan naik 1,3 tahun dibandingkan pada 2015. Angka harapan hidup perempuan naik menjadi 86 tahun, 0,2 tahun lebih tinggi daripada tahun 2024 dan 0,9 tahun di atas tingkat tahun 2015.

Peningkatan angka harapan hidup juga tercatat di kalangan penduduk lanjut usia. Warga Singapura yang berusia 65 tahun pada 2025 diperkirakan akan hidup hingga usia rata-rata 86,6 tahun, naik 0,2 tahun dibandingkan tahun 2024 dan naik 0,8 tahun dibandingkan satu dekade lalu.    

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar

Berita Terkait