
Google luncurkan Gemini CLI Open-Source

Ilustrasi. (Kai Wenzel on Unsplash)
Gemini CLI merupakan alat kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang dilengkapi agen AI dan dirancang untuk bisa dijalankan secara lokal dari terminal.
San Francisco, Amerika Serikat (Xinhua/Indonesia Widnow) - Google pada Rabu (25/6) mengumumkan peluncuran Gemini CLI, alat kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang dilengkapi agen AI dan dirancang untuk bisa dijalankan secara lokal dari terminal.Alat baru ini menghubungkan model-model AI Gemini milik Google ke basis kode lokal, dan memungkinkan pengembang bisa membuat permintaan bahasa alami, kata Google.Google menawarkan beragam perangkat coding AI, seperti Gemini Code Assist. Setelah dirilis, Gemini CLI bersaing langsung dengan berbagai perangkat AI command-line lainnya, seperti Codex CLI milik OpenAI dan Claude Code milik Anthropic.Google mengatakan bahwa pihaknya merancang Gemini CLI untuk bisa menangani tugas-tugas lain juga. Pengembang dapat memanfaatkan Gemini CLI untuk membuat video dengan model Veo 3 milik Google, membuat laporan penelitian dengan agen Deep Research milik Google, atau mengakses informasi real-time melalui Google Search.Google juga menyediakan Gemini CLI open-source di bawah lisensi Apache 2.0. Pengguna layanan gratis dari Google dapat membuat 60 permintaan model per menit dan 1.000 permintaan per hari. Menurut Google, jumlah tersebut kira-kira dua kali lipat dari jumlah rata-rata permintaan yang dibuat pengembang saat menggunakan Gemini CLI.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Penemuan reruntuhan kota besar dukung penelitian tentang dinasti pertama di China
Indonesia
•
17 Sep 2024

Stasiun milik China di Antarktika luncurkan sistem energi bersih berskala besar
Indonesia
•
11 Apr 2025

China bangun teleskop radio baru untuk dukung misi Bulan dan antariksa dalam
Indonesia
•
03 Oct 2023

Copernicus: Januari 2025 jadi bulan terhangat sepanjang catatan
Indonesia
•
07 Feb 2025


Berita Terbaru

Jepang temukan bahan kimia industri beracun lampaui ambang batas di 629 lokasi pemantauan air
Indonesia
•
30 Mar 2026

Jepang kembali batalkan uji terbang perdana kendaraan eksperimental roket ‘reusable’ akibat malafungsi
Indonesia
•
30 Mar 2026

Mengisap vape berpotensi picu kanker
Indonesia
•
31 Mar 2026

China luncurkan roket pengangkut Lijian-2 Y1
Indonesia
•
31 Mar 2026
