
Empat agenda keuangan APEC: Fiskal, infrastruktur digital, inklusi, dan talenta muda

Foto yang diabadikan pada 20 Oktober 2026 ini memperlihatkan suasana dalam Pertemuan Menteri Keuangan Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) di Hong Kong, China selatan. (Xinhua/Wang Shen)
Hong Kong (Xinhua/Indonesia Window) – Pertemuan Menteri Keuangan Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) resmi dibuka di Hong Kong, China selatan, pada Selasa (20/10).
Pertemuan yang berlangsung selama dua hari itu akan memperkuat berbagai pencapaian di sektor keuangan menjelang Pertemuan Pemimpin Ekonomi APEC ke-33, yang dijadwalkan berlangsung di Shenzhen pada November.
Dalam sambutan pembukaannya, Menteri Keuangan China Lan Fo'an, yang memimpin pertemuan tersebut, menyerukan kepada perekonomian-perekonomian di kawasan Asia-Pasifik untuk berkontribusi bagi kemakmuran regional di tengah ketidakpastian global dan efek limpahan dari konflik geopolitik.
Untuk mencapai tujuan itu, semua pihak harus meningkatkan dialog kebijakan makroekonomi, mempercepat transformasi ekonomi guna memperkuat ketahanan, serta menjaga stabilitas rantai industri dan rantai pasokan, ujarnya.
Chen Xu, ketua Pertemuan Pejabat Senior APEC 2026, mengatakan bahwa Pertemuan Menteri Keuangan APEC kali ini akan membantu meningkatkan efektivitas kebijakan fiskal dalam mendorong pertumbuhan, memastikan kesejahteraan masyarakat, dan mendukung transformasi ekonomi.
Dalam pertemuan tersebut, para perwakilan dari perekonomian-perekonomian APEC akan melakukan pertukaran pandangan secara mendalam dan berupaya menyusun dokumen konsensus serta hasil nyata terkait topik-topik utama, termasuk kebijakan fiskal untuk mendukung penghidupan masyarakat, pembiayaan infrastruktur digital, peningkatan keuangan inklusif yang disesuaikan dengan kondisi lokal, serta penguatan pertukaran dan kerja sama di antara para profesional muda di bidang keuangan di seluruh APEC.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Provinsi tuan rumah Universiade promosikan kendaraan berbahan bakar hidrogen
Indonesia
•
22 Jul 2023

Kapal ‘ro-ro’ ramah lingkungan buatan China mulai pelayaran perdana ke Eropa, angkut 5.000 mobil
Indonesia
•
20 Jan 2024

GSMA sebut perusahaan China penting bagi ekosistem industri seluler
Indonesia
•
04 Mar 2023

Penjualan NEV China pada Juni 2023 diperkirakan capai rekor tertinggi dalam sejarah
Indonesia
•
05 Jul 2023


Berita Terbaru

BBC pangkas tiga layanan siaran demi hemat 12 triliun rupiah dalam dua tahun
Indonesia
•
21 Oct 2026

Wisatawan Indonesia makin lirik Chongqing, Hangzhou, dan Shenzhen
Indonesia
•
21 Oct 2026

Wawancara – AI jadi pendorong ekonomi Asia, IMF proyeksikan pertumbuhan 4,8 persen pada 2026
Indonesia
•
20 Oct 2026

BMW mulai produksi massal baterai generasi keenam di China, investasi capai 26,74 triliun rupiah
Indonesia
•
16 Oct 2026
