
China mulai eksperimen interaksi darat-atmosfer di wilayah Gunung Qomolangma

Foto yang diabadikan pada 23 Mei 2024 ini menunjukkan pemandangan Gunung Qomolangma saat matahari terbenam di Daerah Otonom Xizang, China barat daya. (Xinhua/Ding Ting)
Eksperimen pengamatan interaksi darat-atmosfer di wilayah Gunung Qomolangma, Daerah Otonom Xizang, China barat daya, menggunakan platform udara nirawak di sebuah lokasi di sisi utara gunung tersebut, yang terletak di ketinggian rata-rata sekitar 4.200 meter.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – China secara resmi telah memulai eksperimen pengamatan interaksi darat-atmosfer di wilayah Gunung Qomolangma, Daerah Otonom Xizang, China barat daya, demikian menurut Institut Penelitian Informasi Antariksa (Aerospace Information Research Institute/AIR) di bawah Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS) pada Jumat (2/8)."Interaksi antara permukaan tanah dan atmosfer adalah komponen penting dari sistem ekologis dan iklim," kata Jia Li, seorang peneliti di institut tersebut."Di kawasan Gunung Qomolangma, interaksi daratan-atmosfer tidak hanya memengaruhi iklim Dataran Tinggi Qinghai-Xizang dan daerah sekitarnya, tetapi juga berpotensi memengaruhi iklim global melalui mekanisme umpan balik iklim yang kompleks dan sirkulasi atmosfer," lanjutnya.Tim peneliti akan melakukan eksperimen pengamatan menggunakan platform udara nirawak di sebuah lokasi di sisi utara Gunung Qomolangma, yang terletak di ketinggian rata-rata sekitar 4.200 meter, menurut institut tersebut.Para peneliti akan mengumpulkan data distribusi spasial mengenai fluks kelembapan, fluks panas laten, fluks panas sensibel, fluks karbon, dan fluks radiasi antara permukaan tanah dan atmosfer.Mereka juga akan mengintegrasikan data stasiun bumi dan data satelit penginderaan jauh untuk melakukan pengamatan komprehensif multitemporal dan multispasial.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Pakar ungkap kenaikan suhu di malam hari dapat tingkatkan risiko kematian
Indonesia
•
12 Aug 2022

China ungkap tambahan bukti serangan siber oleh badan keamanan AS
Indonesia
•
27 Sep 2022

Tembikar tiga warna dari era Dinasti Tang berhasil digali di Shandong, China timur
Indonesia
•
27 Feb 2023

Globalwafer luncurkan wafer silikon karbida 8 inci pada akhir 2024
Indonesia
•
02 Nov 2023


Berita Terbaru

OpenAI akan tutup aplikasi video Sora
Indonesia
•
25 Mar 2026

Tes darah kini mampu deteksi kanker stadium dini menggunakan 4 protein utama
Indonesia
•
25 Mar 2026

Lab fisika partikel di Jenewa jadi yang pertama di dunia lakukan pemindahan antimateri
Indonesia
•
25 Mar 2026

Ilmuwan China ungkap alasan nyeri memburuk pada malam hari
Indonesia
•
21 Mar 2026
