
Dua kereta perang kuno ditemukan di luar Mausoleum Kaisar Qinshihuang

Para wisatawan mengunjungi Museum Situs Mausoleum Kaisar Qinshihuang di Xi'an, ibu kota Provinsi Shaanxi, China barat laut, pada 21 Oktober 2023. (Xinhua/Museum Situs Mausoleum Kaisar Qinshihuang)
Dua kereta perang kuno ditemukan dalam ekskavasi terbaru di sebuah lubang makam dekat Mausoleum Kaisar Qinshihuang di Provinsi Shaanxi, China barat laut.
Xi'an, China (Xinhua/Indonesia Window) – Para arkeolog China menemukan dua kereta perang (chariot) kuno dalam gelombang ekskavasi terbaru di sebuah lubang makam dekat Mausoleum Kaisar Qinshihuang di Provinsi Shaanxi, China barat laut.
Kedua kereta perang tersebut ditemukan dalam Lubang Nomor 2 di Museum Situs Mausoleum Kaisar Qinshihuang, demikian diumumkan para peneliti dalam sebuah konferensi arkeologi yang digelar pada Rabu (14/1).
Ekskavasi yang dilakukan oleh museum tersebut pada 2025 mencakup area seluas sekitar 30 meter persegi dan juga berhasil menemukan 15 bagian perlengkapan kereta perang dan kuda, beserta sembilan senjata.
Zhu Sihong, pemimpin proyek sekaligus peneliti di museum tersebut, mengatakan bahwa salah satu temuan yang menonjol adalah kereta-kereta perang tersebut dikuburkan tanpa roda, sebuah fitur yang belum pernah terkonfirmasi pada bagian ini dari lubang tersebut.
Zhu menyebutkan kendaraan-kendaraan tersebut kemungkinan besar memiliki peran simbolis daripada fungsional di dalam pasukan bawah tanah.
Lubang Nomor 2 mencakup area seluas sekitar 6.000 meter persegi. Survei awal menunjukkan bahwa lubang itu menyimpan lebih dari 1.300 prajurit terakota dan kuda, yang meliputi kusir kereta, kavaleri, serta pemanah dalam posisi berlutut maupun berdiri. Banyak dari patung terakota berwarna dengan kondisi sangat baik yang ditemukan hingga saat ini berasal dari lubang tersebut.
Ditemukan pada 1974, pasukan Prajurit Terakota dibangun oleh Kaisar Qinshihuang dari Dinasti Qin (221 SM-207 SM), sosok yang menyatukan China untuk pertama kalinya. Situs ini telah ditambahkan ke dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO sejak 1987.
Sejauh ini, ribuan prajurit tanah liat seukuran manusia asli dan sejumlah senjata telah ditemukan dari tiga lubang yang mengelilingi makam Qinshihuang, memberikan wawasan mendalam tentang politik, ekonomi, kekuatan militer, seni, dan kehidupan sosial pada masa Dinasti Qin.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Haji1442 – Teknologi kecerdasan buatan diterapkan pada pelaksanaan ibadah
Indonesia
•
01 Jul 2021

Vietnam lisensikan lagi dua vaksin demam babi Afrika pada akhir tahun
Indonesia
•
07 Jun 2022

China Daratan catat peningkatan jumlah paten penemuan bernilai tinggi
Indonesia
•
16 Feb 2024

Astronaut Shenzhou-18 lakukan persiapan ‘spacewalk’ kedua
Indonesia
•
03 Jul 2024


Berita Terbaru

Fokus Berita – Kamera profesional mulai terancam? Ponsel China hadirkan sensor 1 inci dan ‘zoom’ periskop
Indonesia
•
25 Sep 2026

Makam piramida era Romawi simpan adegan langka perjalanan Dewa Ra ke dunia bawah
Indonesia
•
25 Sep 2026

China operasikan 354.000 robot industri pada 2025, hampir 60 persen dari total dunia
Indonesia
•
24 Sep 2026

Dunia terbelah soal AI di PBB: Guterres desak aturan, Trump tolak pembatasan global
Indonesia
•
24 Sep 2026
