Tim ilmuwan China berhasil kembangkan metode baru daur ulang plastik

Seorang pria memotret instalasi seni bertajuk 'Turn Off The Plastic Tap' di luar Ripley's Aquarium of Canada di Toronto, Kanada, pada 7 Juni 2022. (Xinhua/Zou Zheng)
Daur ulang limbah plastik polietilena yang dikembangkan oleh tim peneliti China menggunakan katalis untuk memecah struktur kimiawi limbah plastik dan menyusunnya kembali, membentuk hidrokarbon berbentuk cincin yang bernilai tinggi. Selanjutnya, material tersebut dapat digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis obat-obatan, pewarna, resin, dan serat.
Beijing, China (Xinhua) – Tim peneliti China berhasil mengembangkan metode baru untuk mendaur ulang limbah plastik polietilena yang dapat memangkas biaya sekaligus menghasilkan berbagai material berbasis minyak bumi yang bermanfaat, menurut sebuah makalah yang dipublikasikan baru-baru ini dalam jurnal Nature Nanotechnology.Plastik polietilena, yang merupakan satu dari lima jenis plastik yang paling umum, bersifat sangat stabil dan tidak mudah terurai. Namun, tim peneliti dari Universitas Ilmu Pengetahuan dan Teknologi China telah menemukan proses baru daur ulang limbah plastik menggunakan teknologi yang sudah ada sekaligus menghasilkan produk sampingan yang bermanfaat.Dengan mempertimbangkan kemiripan antara polietilena dan minyak, baik dari segi struktur kimia maupun komposisinya, tim tersebut meminjam teknologi dari industri minyak untuk merancang metode barunya.Tim tersebut merancang strategi “pernapasan hidrogen”, menggunakan katalis untuk memecah struktur kimiawi limbah plastik dan menyusunnya kembali, membentuk hidrokarbon berbentuk cincin yang bernilai tinggi. Selanjutnya, material tersebut dapat digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis obat-obatan, pewarna, resin, dan serat.Han Buxing, seorang akademisi dari Akademi Ilmu Pengetahuan China, mengatakan bahwa penelitian tersebut menggunakan polutan lingkungan seperti plastik polietilena yang sudah tidak digunakan untuk menyiapkan produk kimia berbasis minyak bumi, menyediakan sebuah metode baru untuk "siklus karbon artifisial" dari limbah plastik.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Ilmuwan buat embrio selamatkan badak putih utara
Indonesia
•
12 Sep 2019

Dukung misi Bulan dan Mars, tim ilmuwan luncurkan peta jalan untuk pertanian antariksa
Indonesia
•
29 Nov 2025

China dan Jerman perkuat kerja sama penelitian jelai
Indonesia
•
30 Apr 2024

Studi temukan kereta pengangkut batu bara tingkatkan polusi udara di perkotaan AS
Indonesia
•
03 May 2023
Berita Terbaru

Studi sebut perubahan iklim picu lonjakan infeksi serius di wilayah terdampak banjir
Indonesia
•
09 Feb 2026

Rusia luncurkan amunisi peledak jarak jauh 30 mm untuk cegat ‘drone’
Indonesia
•
07 Feb 2026

Satelit BeiDou sediakan layanan komunikasi darurat tanpa cakupan seluler
Indonesia
•
07 Feb 2026

24.000 kematian di AS terkait dengan polusi asap karhutla
Indonesia
•
07 Feb 2026
