
Penyalahgunaan tunjangan pengangguran COVID-19 di AS capai 191 miliar dolar

Orang-orang yang mengenakan masker terlihat di stasiun kereta bawah tanah di New York, Amerika Serikat, pada 7 Desember 2022. (Xinhua/Michael Nagle)
Dana darurat COVID-19 AS senilai sekitar 5 triliun dolar AS yang disetujui sejak awal krisis telah “mengundang gelombang pencurian dan penyalahgunaan yang belum pernah terjadi sebelumnya, saat para oknum kriminal memanfaatkan kemurahan hati pemerintah, yang berlomba-lomba untuk mengucurkan bantuan, dengan cara menipu lembaga-lembaga negara bagian maupun federal untuk mendapatkan uang dalam jumlah yang sangat besar.”
New York City, AS (Xinhua) – Pemerintah Amerika Serikat (AS) mungkin telah keliru menggelontorkan sekitar 191 miliar dolar AS untuk tunjangan pengangguran selama pandemik COVID-19, kata pengawas federal tertinggi kepada Kongres AS pada Rabu (8/2), pada saat Washington terus mengungkap pemborosan, penipuan, dan penyalahgunaan besar-besaran yang angkanya masih terus meningkat, yang ditargetkan sebagai bantuan di era pandemi."Perkiraan baru ini, yang dihitung oleh Inspektur Jenderal Departemen Ketenagakerjaan AS Larry D. Turner, membuat gerah anggota Republikan di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS saat mereka mengintensifkan pengawasan terhadap dana darurat senilai sekitar 5 triliun dolar AS yang disetujui sejak awal krisis," lapor The Washington Post.Saat penyelidikan itu dibuka, masalah-masalah yang mengganggu asuransi pengangguran digambarkan sebagai "pencurian uang pembayar pajak terbesar dalam sejarah Amerika".Dana darurat COVID-19 AS tersebut membantu menyelamatkan ekonomi negara ini dari krisis terburuk sejak Depresi Besar, tetapi "juga mengundang gelombang pencurian dan penyalahgunaan yang belum pernah terjadi sebelumnya, saat para oknum kriminal memanfaatkan kemurahan hati pemerintah, yang berlomba-lomba untuk mengucurkan bantuan, dengan cara menipu lembaga-lembaga negara bagian maupun federal untuk mendapatkan uang dalam jumlah yang sangat besar," sebut laporan itu.Pengawas tertinggi tersebut memberi tahu Komite Cara dan Sarana (Ways and Means Committee) di DPR AS bahwa mereka masih belum dapat menghitung total bantuan federal COVID yang terlibat dalam tindak penipuan dan penyalahgunaan, tetapi kesaksian Turner mencatat bahwa negara itu keliru menggelontorkan dana bantuan, khususnya tunjangan pengangguran, yang mungkin jauh lebih besar dibandingkan yang telah diketahui sebelumnya, tambahnya.*1 dolar AS = 15.120 rupiahLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Serangan ‘drone’ Israel hantam sebuah klinik di Gaza saat vaksinasi polio, 3 anak luka-luka
Indonesia
•
03 Nov 2024

Kunjungan Biden ke Arab Saudi tegaskan pengaruh Amerika di Timur Tengah
Indonesia
•
15 Jul 2022

Media: Jerman pertimbangkan untuk tingkatkan jumlah deportasi
Indonesia
•
09 May 2023

UNIFIL: Tank-tank Israel "masuk secara paksa" ke pos PBB di Lebanon selatan
Indonesia
•
15 Oct 2024


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
