
Peneliti temukan spesies jamur baru di Yunnan, China

Foto tak bertanggal ini menunjukkan spesies jamur Cystoderma yongpingense yang ditemukan di Provinsi Yunnan, China barat daya. (Xinhua/Institut Penelitian Jamur Pangan Kunming)
Cystoderma yongpingense memiliki pileus (tudung jamur) berkerut dengan annulus (cincin pada tangkai) yang persisten dan berselaput serta bersisik floccose, serta berwarna oranye kemerahan cerah hingga oranye kemerahan.
Kunming, China (Xinhua) – Para peneliti China menemukan spesies jamur baru bernama Cystoderma yongpingense di wilayah Yongping yang terletak di Prefektur Otonom Etnis Bai Dali, Provinsi Yunnan, China barat daya.Temuan yang dipublikasikan di jurnal akademik Mycoscience ini mengungkapkan bahwa pileus (tudung jamur) dari spesies ini berkerut dengan annulus (cincin pada tangkai) yang persisten dan berselaput serta bersisik floccose, serta berwarna oranye kemerahan cerah hingga oranye kemerahan.Spesies baru ini dikumpulkan pada Agustus 2022 oleh tim peneliti dari Institut Penelitian Jamur Pangan Kunming dalam survei lapangan di taman hutan nasional Baotaishan.Tim peneliti menyebut bahwa spesies baru ini termasuk dalam genus Cystoderma, yang saat ini memiliki lebih dari 30 spesies yang telah diketahui.Mayoritas spesies Cystoderma bersifat saprofit dan biasanya hidup berkelompok di habitat seperti lumut atau kayu yang membusuk di bawah pohon jenis konifera. Spesies jamur ini memiliki signifikansi ekologis yang penting.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Musang luwak, spesies perlindungan kelas dua di China, ditemukan di Hainan
Indonesia
•
10 Feb 2024

Polusi udara partikulat bisa tingkatan mutasi pada kanker paru-paru di kalangan nonperokok
Indonesia
•
07 Jul 2025

Proyek pertukaran untuk berdayakan peneliti muda global diprakarsai di China
Indonesia
•
23 Oct 2024

Dua ‘geopark’ China masuk dalam UNESCO Global Geoparks Network
Indonesia
•
19 Apr 2025


Berita Terbaru

Saat manusia mulai ‘jatuh hati’ pada AI, China perketat aturan bot pendamping
Indonesia
•
16 Jul 2026

Otot yang lemah bisa tingkatkan risiko diabetes hingga 3,5 kali lipat
Indonesia
•
16 Jul 2026

Anjing laut punya ‘kekuatan super’ mendengar di darat dan bawah air
Indonesia
•
16 Jul 2026

Perangkat bionik ini bikin otak tak sekadar mendengar, tapi juga memahami suara
Indonesia
•
15 Jul 2026
