
Keberlanjutan lingkungan jadi sorotan utama akademisi, praktisi dalam Public Relations Summit

'Founder' dan CEO Institut Komunikasi dan Bisnis London School of Public Relations (LSPR), Dr. (H.C) Prita Kemal Gani, menyampaikan sambutan di acara Sustainability and Public Relations Summit (SPRS) 2025, di Jakarta, Kamis (31/7/2025). (Indonesia Window)
Crisis Communication Management LSPR menerapkan komunikasi persuasif dengan aparat pemerintahan 27 desa di Bali saat menghadapi ancaman letusan Gunung Agung.
Jakarta (Indonesia Window) – Saat tantangan global memberikan banyak peluang bagi warga dunia untuk tumbuh dan berkembang, lingkungan hidup tak luput dari ancaman kerusakan dan kepunahan.“Kepemimpinan yang kuat akan membentuk masa depan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang. Topik ini penting untuk kita pelajari dan pahami agar tercapai keberlanjutan lingkungan,” ujar ujar founder dan CEO Institut Komunikasi dan Bisnis London School of Public Relations (LSPR), Dr. (H.C) Prita Kemal Gani, dalam sambutan di acara Sustainability and Public Relations Summit (SPRS) 2025, di Jakarta, Kamis.SPRS 2025 merupakan perhelatan nasional yang memadukan kekuatan dunia akademik dan industri guna memperkuat peran komunikasi dalam pembangunan berkelanjutan.Mengusung tema ‘Reimagining Sustainability: Game-Changing Public Relations Leadership’, acara yang telah diselenggarakan kedua kalinya tersebut, menekankan peran strategis praktisi komunikasi dalam mendorong transformasi keberlanjutan di tengah tantangan.“Ahli komunikasi adalah agents of change. Mereka membentuk kesadaran masyarakat, membangun narasi, dan memastikan keberlanjutan di lingkungannya,” ucap Dr. (H.C) Prita, seraya menekankan bahwa kolaborasi dan kerja sama adalah strategi dalam membentuk masa depan yang berkelanjutan.Dalam kesempatan tersebut, dia menguraikan pengalaman tim Crisis Communication Management LSPR yang bekerja sama dengan para perangkat pemerintahan 27 desa di Bali saat menghadapi ancaman letusan Gunung Agung.“Saat tanda-tanda erupsi Gunung Agung sudah tampak, pemerintah meminta warga di 27 desa yang berada di sekitar gunung berapi tersebut untuk segera pindah ke shelter yang telah disediakan. Namun, warga setempat tidak langsung menanggapinya. Padahal, jika ini dilakukan sedari awal sebelum gunung benar-benar meletus, justru akan banyak harta benda yang bisa diselamatkan, bahkan nyawa manusia,” terangnya.Dia melanjutkan, “Di sinilah peran ketua Crisis Management LSPR Bali. Dengan timnya, mereka melakukan komunikasi persuasif dengan aparat desa untuk bersegera pindah ke tempat yang aman.”“Akhirnya, sangat sedikit dampak bencana yang dialami oleh warga,” tutur Dr. (H.C) Prita.Keberhasilan LSPR dalam manajemen krisis tersebut telah didokumentasikan menjadi sebuah buku yang akan dipresentasikan di Busan, Korea Selatan.Tak hanya itu, prestasi LSPR dalam bidang komunikasi yang inovatif juga telah menempatkan institusi pendidikan tinggi ini di peringkat pertama dunia dalam bidang komunikasi dan manajemen krisis oleh The World University Ranking for Innovation (WURI).
Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto, menyampaikan sambutan di acara Sustainability and Public Relations Summit (SPRS) 2025, di Jakarta, Kamis (31/7/2025). (LSPR)
Suasana Sustainability and Public Relations Summit (SPRS) 2025, di Jakarta, Kamis (31/7/2025). (LSPR)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Kisah – Wanita Uganda ubah limbah pertanian jadi biofuel untuk selamatkan hutan
Indonesia
•
06 Jun 2024

Feature – ‘Desa Bali’ di Hainan jadi bukti pertukaran persahabatan Indonesia dan China
Indonesia
•
28 May 2025

PBB peringatkan kelangkaan pasokan kemanusiaan yang kritis di Gaza
Indonesia
•
30 Nov 2023

Menuju Olimpiade Los Angeles 2028: Atlet transgender dilarang ikut kompetisi perempuan
Indonesia
•
27 Mar 2026


Berita Terbaru

Feature – Rumah prefabrikasi bantu korban gempa Xizang di China punya hunian nyaman dalam 3 hari
Indonesia
•
27 Oct 2026

Untuk pertama kalinya, demensia jadi penyebab lebih dari 10 persen kematian di Australia
Indonesia
•
27 Oct 2026

Kampung Silat Betawi Rawa Belong diresmikan sebagai Kampung Budaya 2026
Indonesia
•
25 Oct 2026

7 orang hilang usai gedung bertingkat runtuh di Kenya, pencarian berlanjut
Indonesia
•
25 Oct 2026
