
Produk teknologi yang patut diperhatikan di Consumer Electronics Show 2023

Sejumlah pengunjung terlihat di venue ajang Consumer Electronics Show (CES) 2022 di Las Vegas, Amerika Serikat, pada 4 Januari 2022. (Xinhua/Wu Xiaoling)
Consumer Electronics Show (CES) 2023, pameran teknologi terkemuka dunia, akan digelar mulai 5 hingga 8 Januari di Kota Las Vegas, Amerika Serikat, diikuti lebih dari 3.100 peserta dari 170 negara dan kawasan.
Los Angeles, AS (Xinhua) – Consumer Electronics Show (CES) 2023, pameran teknologi terkemuka dunia, akan dimulai pada pekan ini di Kota Las Vegas, Amerika Serikat (AS).Pameran tersebut, yang digelar pada 5 hingga 8 Januari, diikuti lebih dari 3.100 peserta pameran dari 170 negara dan kawasan, menurut Consumer Technology Association (CTA), selaku penyelenggara CES.Ajang CES sudah lama dikenal sebagai tempat bagi perusahaan-perusahaan memamerkan teknologi televisi (TV), laptop, ponsel pintar, dan produk baru lainnya. Ada beberapa tren yang sedang berkembang (emerging) yang patut diperhatikan pada ajang CES tahun ini.Kendaraan listrik di Consumer Electronics Show
Kendaraan listrik (electric vehicle/EV) akan kembali menjadi kategori utama di ajang CES. Selain mengumumkan kendaraan-kendaraan baru, para peserta pameran akan mengungkap inovasi terkait konektivitas, peningkatan pemanfaatan pembelajaran mesin, dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) untuk sejumlah fitur seperti teknologi swakemudi.Merek-merek seperti Mercedes-Benz dan LG diperkirakan bakal menampilkan seperti apa wujud interior sebuah mobil yang dilengkapi dengan layar berukuran masif, pelantang suara (speaker) di headrest, dan lampu interaktif.Selain produsen-produsen otomotif terkemuka, sejumlah pemasok otomotif juga akan hadir di CES. Di samping mobil listrik, kategori EV juga mencakup mobilitas listrik, seperti sepeda listrik dan skuter listrik, juga akan banyak dipamerkan di CES 2023.Kesehatan digital
Kategori kesehatan dan kesejahteraan mencatatkan peningkatan kehadiran di CES. Karena pandemik COVID-19, kesehatan digital semakin menarik minat dan semakin banyak figur yang memiliki peran lebih menonjol di CES.Pada CES 2022, Omron Healthcare meluncurkan HeartGuide yang sangat dinantikan, monitor tekanan darah wearable pertama dengan kemampuan EKG dalam satu perangkat. Samsung dan Intel berbagi pentingnya data yang dihasilkan pasien dan memanfaatkan AI dalam perawatan kesehatan.
Para pengunjung mengamati teknologi kesehatan dalam ajang Consumer Electronics Show (CES) 2022 di Las Vegas, Amerika Serikat, pada 6 Januari 2022. (Xinhua/Wu Xiaoling)
AI dan robotik
Solusi perangkat keras dan perangkat lunak AI mutakhir memainkan peran aktif dalam pengembangan industri di seluruh dunia, dan menjadi sorotan di CES.AI akan menjadi tema yang kerap muncul di pameran gadget CES 2023. Terobosan terbaru terkait AI, dalam semua hal mulai dari mobil, robot, hingga peralatan, akan ditampilkan secara lengkap di CES 2023.
Sebuah robot membuat kopi dalam Pameran Teknologi Tinggi China (China Hi-Tech Fair/CHTF) ke-24 di Shenzhen, Provinsi Guangdong, China selatan, pada 15 November 2022. CHTF ke-24 resmi dibuka pada Selasa (15/11) di Shenzhen, Provinsi Guangdong, China selatan, menarik lebih dari 5.600 peserta pameran dari 41 negara dan kawasan. Acara selama lima hari itu akan memamerkan 8.600 lebih item, dengan total area pameran lebih dari 300.000 meter persegi. (Xinhua/Mao Siqian)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Ilmuwan China kembangkan bahan ferroelektrik sangat fleksibel untuk perangkat ‘wearable’ pintar
Indonesia
•
08 Aug 2023

Perusahaan China lawan serangan siber dengan bantuan teknologi AI
Indonesia
•
20 Aug 2024

305 perusahaan dari 16 negara ramaikan Lab Indonesia 2026 di Tangerang
Indonesia
•
17 Apr 2026

Rusia akan bawa tanah dari Venus ke Bumi
Indonesia
•
18 Aug 2020


Berita Terbaru

Alibaba gandeng Apple, AI Qwen China bakal hadir di iPhone melalui Apple Intelligence
Indonesia
•
01 Nov 2026

Feature – Belajar AI dan robotika di China, mahasiswa Indonesia bersiap jawab kebutuhan industri
Indonesia
•
30 Oct 2026

7 dari 10 tabir surya gagal penuhi klaim SPF, produk SPF50 ternyata hanya SPF14
Indonesia
•
31 Oct 2026

China luncurkan AI cuaca ekstrem, bisa prediksi potensi badai hingga 4 jam sebelumnya
Indonesia
•
31 Oct 2026
