
China rilis citra berwarna global Mars

Administrasi Luar Angkasa Nasional China dan Akademi Ilmu Pengetahuan China bersama-sama merilis serangkaian citra berwarna global Mars yang diperoleh dari misi penjelajahan Mars pertama negara itu dalam upacara peluncuran Hari Antariksa China di Hefei, Provinsi Anhui, China timur, pada 24 April 2023. (Xinhua/Huang Bohan)
Citra berwarna global Mars yang diperoleh selama misi penjelajahan Mars pertama China diproses sesuai dengan standar pemetaan dengan resolusi spasial 76 meter, meliputi proyeksi ortografi belahan timur dan barat Mars, proyeksi Robinson Mars, dan proyeksi Mercator plus proyeksi azimuthal planet itu.
Hefei, China (Xinhua) – Administrasi Luar Angkasa Nasional China (China National Space Administration/CNSA) dan Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS) pada Senin (24/4) bersama-sama merilis serangkaian citra global Mars yang diperoleh selama misi penjelajahan Mars pertama China.Rangkaian citra berwarna global Mars tersebut dirilis dalam acara peluncuran Hari Antariksa China yang digelar di Hefei, ibu kota Provinsi Anhui, China timur.Diproses sesuai dengan standar pemetaan dengan resolusi spasial 76 meter, citra itu meliputi proyeksi ortografi belahan timur dan barat Mars, proyeksi Robinson Mars, dan proyeksi Mercator plus proyeksi azimuthal planet itu.Menurut CNSA, serangkaian citra ini didasarkan pada 14.757 data gambar yang diperoleh kamera pengindraan jauh pada wahana pengorbit Tianwen-1 selama delapan bulan sejak November 2021 hingga Juli 2022.Misi Tianwen-1 China, yang terdiri dari sebuah wahana pengorbit, sebuah wahana pendarat, dan sebuah wahana penjelajah, diluncurkan pada 23 Juli 2020 dan memasuki orbit Mars setelah 202 hari penerbangan.Wahana pendarat yang membawa wahana penjelajah Zhurong mendarat pada 15 Mei 2021 di bagian selatan Utopia Planitia, sebuah dataran luas di belahan utara Mars. Zhurong turun dari platform pendaratannya ke permukaan Mars pada 22 Mei, memulai eksplorasinya di planet merah tersebut.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

COVID-19 – Vaksin Rusia kembangkan antibodi setelah dosis pertama
Indonesia
•
26 Sep 2020

Ilmuwan China ciptakan cip serat sehalus benang di shanghai
Indonesia
•
23 Jan 2026

COVID-19 – Vaksin Rusia Sputnik V tidak sebabkan efek samping pada 85 persen pasien
Indonesia
•
27 Oct 2020

Penelitian ungkap Dataran Tinggi Qinghai-Xizang jadi lebih hangat, lebih basah, dan lebih hijau
Indonesia
•
20 Aug 2024


Berita Terbaru

Fokus Berita – Kamera profesional mulai terancam? Ponsel China hadirkan sensor 1 inci dan ‘zoom’ periskop
Indonesia
•
25 Sep 2026

Makam piramida era Romawi simpan adegan langka perjalanan Dewa Ra ke dunia bawah
Indonesia
•
25 Sep 2026

China operasikan 354.000 robot industri pada 2025, hampir 60 persen dari total dunia
Indonesia
•
24 Sep 2026

Dunia terbelah soal AI di PBB: Guterres desak aturan, Trump tolak pembatasan global
Indonesia
•
24 Sep 2026
