
Brasil bergabung dalam gugatan Afrika Selatan atas senosida oleh Israel di Mahkamah Internasional

Warga Palestina menyaksikan sidang Mahkamah Internasional (International Court of Justice/ICJ) di sebuah kafe di Kota Khan Younis, Jalur Gaza selatan, pada 24 Mei 2024. (Xinhua/ Rizek Abdeljawad)
Brasil akan bergabung dalam gugatan Afrika Selatan terhadap agresi Israel di Jalur Gaza di Mahkamah Internasional (International Court of Justice/ICJ).
Brasilia, Brasil (Xinhua/Indonesia Window) – Brasil pada Rabu (23/7) mengumumkan bahwa pihaknya berada pada tahap akhir untuk bergabung dalam gugatan Afrika Selatan terhadap agresi Israel di Jalur Gaza di Mahkamah Internasional (International Court of Justice/ICJ)."Pemerintah Brasil mengumumkan bahwa pihaknya saat ini berada dalam tahap akhir untuk mengajukan intervensi resmi dalam kasus yang sedang berjalan di Mahkamah Internasional, yang diajukan oleh Afrika Selatan berdasarkan Konvensi tentang Pencegahan dan Penghukuman Kejahatan Genosida," demikian bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Brasil."Pemerintah Brasil mengungkapkan kemarahan besar atas tindak kekerasan yang terus berulang terhadap penduduk sipil di Negara Palestina, yang tidak terbatas pada Jalur Gaza dan meluas ke Tepi Barat," imbuh pernyataan itu.Kementerian tersebut mengecam pelanggaran berat yang dilakukan Israel terhadap hak asasi manusia dan hukum humaniter, termasuk serangan terhadap infrastruktur sipil, tempat ibadah, dan fasilitas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).Pernyataan itu juga menyebutkan kekerasan dan vandalisme tanpa pandang bulu oleh pemukim ekstremis di Tepi Barat, pembantaian terhadap warga sipil, terutama perempuan dan anak-anak, selama penyaluran bantuan kemanusiaan di Gaza, serta "penggunaan kelaparan sebagai senjata perang secara terang-terangan"."Kengerian lainnya meliputi pelanggaran hukum internasional yang terus berlanjut, seperti aneksasi wilayah secara paksa dan perluasan permukiman ilegal," lanjut pernyataan itu.Pada Desember 2023, pihak Afrika Selatan mendatangi ICJ untuk meminta dikeluarkannya putusan yang memerintahkan Israel untuk menghentikan serangan terhadap Palestina dan menyatakan tindakan tersebut sebagai genosida. Pada Januari 2024, pengadilan PBB memerintahkan Israel untuk mengambil semua langkah yang memungkinkan untuk mencegah tindakan genosida dan menjamin bantuan kemanusiaan di Jalur Gaza.Sejak Israel melanjutkan kampanye militernya di Gaza pada 18 Maret, setidaknya 7.750 warga Palestina telah tewas, sehingga total korban tewas di Gaza sejak konflik dimulai pada Oktober 2023 mencapai 58.573 orang, menurut data yang dirilis pekan lalu oleh otoritas kesehatan di Gaza.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Presiden Ukraina siap bertemu Putin, akhiri perang
Indonesia
•
24 May 2022

Menlu China lakukan pembicaraan dengan presiden Majelis Umum PBB
Indonesia
•
03 Feb 2023

USAID akan PHK 1.600 karyawan
Indonesia
•
26 Feb 2025

Akibat badai salju, ratusan penerbangan dibatalkan di bandara terbesar Jerman
Indonesia
•
19 Jan 2024


Berita Terbaru

Eropa kena serangan siber yang mengancam kehidupan sehari-hari, dari penyimpanan plasma darah hingga penerbangan
Indonesia
•
07 Nov 2026

Krisis Bank Ueno guncang pemerintahan Paraguay, Presiden Santiago Peña dimakzulkan
Indonesia
•
07 Nov 2026

30 tewas dan 8 terluka dalam serangan pasar di Taiz, pemerintah Yaman dan Houthi saling tuding
Indonesia
•
07 Nov 2026

Ancaman bom ganggu sejumlah penerbangan di Eropa, pesawat dialihkan dan dikawal jet tempur
Indonesia
•
06 Nov 2026
