
Bolivia catat hampir 100 kasus cacar monyet dalam sebulan lebih

Orang-orang menyusuri sebuah jalan di pusat kota La Paz, Bolivia, pada 31 Agustus 2022. (Xinhua/Mateo Romay)
Departemen-departemen yang telah melaporkan kasus cacar monyet di Bolivia meliputi Santa Cruz dengan 83 kasus, La Paz dengan enam kasus, Cochabamba dengan lima kasus, serta Potosi dan Chuquisaca masing-masing dengan satu kasus.
La Paz, Bolivia (Xinhua) – Kasus cacar monyet (monkeypox) terus bertambah di Bolivia, mendekati angka 100 kasus dalam kurun waktu satu bulan lebih lima hari, menurut laporan terbaru dari Kementerian Kesehatan dan Olahraga Bolivia.Total akumulasinya mencapai 96 kasus terkonfirmasi per Senin (5/9) malam, dengan 93 kasus aktif dan tiga kasus yang telah dinyatakan sembuh sejak 1 Agustus, saat kasus pertama dilaporkan di negara Amerika Selatan itu.Kepala Unit Pencegahan dan Pengendalian Penyakit kementerian tersebut, Lilian Nataly Flores, pada Selasa (6/9) mengatakan kepada Xinhua bahwa situasi memaksa pihak otoritas untuk mengintensifkan strategi pengendalian, terutama di Kota Santa Cruz, Bolivia timur, yang merupakan pusat penyebaran penyakit itu."Rencana penanggulangan dan mitigasi cacar monyet bekerja dengan baik karena saat ini kami telah berhasil mengendalikan penyakit tersebut, dengan pasien teridentifikasi dan dirawat tepat waktu, tanpa komplikasi atau risiko terhadap nyawa mereka," katanya.Departemen-departemen yang telah melaporkan kasus cacar monyet meliputi Santa Cruz dengan 83 kasus, La Paz dengan enam kasus, Cochabamba dengan lima kasus, serta Potosi dan Chuquisaca masing-masing dengan satu kasus.Pejabat itu mengingatkan warga untuk mematuhi langkah-langkah kesehatan yang sama seperti COVID-19, yakni menggunakan masker, sering mencuci tangan, dan menjaga jarak sosial.Pada Mei, pemerintah Bolivia mengumumkan peringatan epidemiologi cacar monyet dan meluncurkan sebuah protokol bagi layanan kesehatan departemental di sembilan departemen negara tersebut untuk kasus-kasus dugaan cacar monyet.Kasus di ASSementara itu, Amerika Serikat (AS) telah mengonfirmasi lebih dari 20.000 kasus cacar monyet, menurut data terbaru dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control and Prevention/CDC) AS.Sebanyak 20.733 kasus cacar monyet yang diketahui telah dilaporkan di seluruh negara itu pada Selasa (6/9), tunjuk data CDC.California memiliki jumlah kasus cacar monyet terbanyak dengan 3.833 kasus, diikuti New York dengan 3.526 kasus dan Florida dengan 2.126 kasus, menurut data CDC.Sejauh ini, AS memiliki jumlah kasus cacar monyet tertinggi di dunia.
Seorang tenaga kesehatan menyuntikkan dosis vaksin cacar monyet kepada seorang penerima di sebuah lokasi vaksinasi cacar monyet di Los Angeles, California, Amerika Serikat, pada 11 Agustus 2022. (Xinhua/Zeng Hui)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Opini: Korupsi ‘bersemai’ saat menyontek dianggap ‘biasa’
Indonesia
•
04 Oct 2022

Sisa-sisa 8.000 korban perang Nazi ditemukan di kuburan massal Polandia
Indonesia
•
14 Jul 2022

Kenya selidiki peningkatan serangan hiena terhadap manusia
Indonesia
•
09 Feb 2024

Rayakan Imlek, stasiun luar angkasa China gelar pameran foto
Indonesia
•
24 Jan 2023


Berita Terbaru

Queensland di Australia akan larang anak di bawah 16 tahun kendarai perangkat ‘e-mobility’
Indonesia
•
25 Mar 2026

Badan Pengawas Obat AS tarik hampir 90.000 botol ibuprofen anak secara nasional
Indonesia
•
21 Mar 2026

Angka kematian anak balita turun lebih dari setengahnya sejak tahun 2000
Indonesia
•
19 Mar 2026

Idul Fitri 1447H – Warga Afghanistan bersiap sambut Idul Fitri di tengah sanksi dan kemiskinan
Indonesia
•
19 Mar 2026
