
BI cabut uang rupiah khusus tahun emisi 1995 dari peredaran

Ilustrasi. Uang logam rupiah. (m Lapian on Unsplash)
Uang Rupiah Khusus yang dicabut dan ditarik dari peredaran itu adalah seri demokrasi pecahan 300.000, dan seri Presiden Republik Indonesia pecahan 850.000.
Jakarta (Indonesia Window) – Bank Indonesia mencabut dan menarik Uang Rupiah Khusus (URK) Peringatan 50 Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun Emisi 1995 (URK TE 1995) dari peredaran.Pencabutan dan penarikan URK tersebut berdasarkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) No. 24/15/PBI/2022, terhitung sejak 30 Agustus 2022, kata bank sentral Indonesia tersebut dalam pernyataan resminya yang diterima pada Kamis.Dengan demikian, terhitung tanggal dimaksud URK tersebut tidak lagi berlaku sebagai alat pembayaran yang sah di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, kata Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam pernyataan resminya.URK yang dicabut dan ditarik dari peredaran itu adalah uang rupiah khusus seri demokrasi pecahan 300.000, dan uang rupiah khusus seri Presiden Republik Indonesia pecahan 850.000, ungkap Erwin.Menurut Erwin, bagi masyarakat yang memiliki URK tersebut dan ingin melakukan penukaran, dapat melakukannya di bank-bank umum terhitung sejak 30 Agustus 2022 sampai 30 Agustus 2032, atau 10 tahun sejak tanggal pencabutan.Penggantian atas Uang Rupiah Khusus Tahun Emisi 1995 yang dicabut dan ditarik dari peredaran adalah sebesar nilai nominal yang sama dengan yang tertera pada URK dimaksud, terang Erwin.Layanan penukaran juga dapat dilakukan di kantor pusat maupun kantor perwakilan BI sesuai dengan jadwal operasional dan layanan publik BI, imbuhnya.Penggantian atas URK dalam kondisi lusuh, cacat, atau rusak dilakukan dengan mengacu pada peraturan Bank Indonesia mengenai pengelolaan uang rupiah.Peraturan tersebut menyebutkan bahwa jika fisik uang rupiah logam lebih besar dari 1/2 (satu per dua) ukuran aslinya dan ciri uang rupiah dapat dikenali keasliannya, maka diberikan penggantian sebesar nilai nominal uang rupiah yang ditukarkan, dan jika fisik uang rupiah logam sama dengan atau kurang 1/2 (satu per dua) ukuran aslinya, maka tidak diberikan penggantian.BI mengimbau masyarakat yang akan melakukan penukaran untuk tetap menjalankan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 yang telah ditetapkan oleh pemerintah.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Kemenag siap fasilitasi Muktamar ke-20 Mathla’ul Anwar
Indonesia
•
25 Feb 2021

Indonesia tawarkan 4 konsep ketahanan bencana berkelanjutan di forum GPDRR
Indonesia
•
25 May 2022

Aktivis: Kunjungan Menlu AS ke Indonesia sesuai strategi RAND Corporation
Indonesia
•
31 Oct 2020

Wamenlu Iran sebut penyusupan Mossad terkait pembunuhan pemimpin Hamas masih diselidiki
Indonesia
•
14 Aug 2024


Berita Terbaru

Indonesia masuk zona merah kabut asap 2026, Agustus-September jadi periode paling berbahaya
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Herdman dan peta jalan baru timnas Indonesia: Mimpi ke Piala Dunia 2030 dimulai
Indonesia
•
21 Jun 2026

Feature – Mengapa orang Indonesia tetap demam Piala Dunia meski timnas tak bermain? Ini jawaban psikolog
Indonesia
•
21 Jun 2026

Jamu bakal punya pusat pengobatan modern, Indonesia gandeng China untuk mewujudkannya
Indonesia
•
20 Jun 2026
