Retailer perabot rumah tangga Bed Bath & Beyond alami kerugian besar

Seorang wanita berjalan melewati sebuah toko Bed Bath & Beyond di New York, Amerika Serikat, pada 5 Januari 2023. (Xinhua/Ziyu Julian Zhu)
Bed Bath & Beyond mengalami kerugian besar dalam beberapa kuartal terakhir dan terpaksa menutup beberapa tokonya untuk mengurangi kerugian dan melakukan perubahan.
New York City, AS (Xinhua) – Bed Bath & Beyond Inc., jaringan toko perabot rumah tangga Amerika Serikat (AS) yang berkantor pusat di New Jersey, diperkirakan akan terus melaporkan hasil operasional perusahaan yang buruk untuk kuartal yang berakhir pada 26 November 2022, kata perusahaan itu pada Kamis (5/1).Bed Bath & Beyond diperkirakan akan melaporkan penjualan bersih sekitar 1,259 miliar dolar AS untuk kuartal tersebut, lebih rendah dari 1,878 miliar dolar AS yang dilaporkan pada periode yang sama tahun sebelumnya, urai perusahaan itu dalam sebuah pembaruan laporan bisnis.Penyusutan volume bisnis yang tajam itu mencerminkan lalu lintas pelanggan yang lebih rendah dan berkurangnya tingkat ketersediaan inventaris, maupun faktor-faktor lainnya, lanjut perusahaan itu.Selain itu, Bed Bath & Beyond memperkirakan kerugian bersih sekitar 385,8 juta dolar AS pada kuartal tersebut, naik dari kerugian bersih 366,1 juta dolar AS pada kuartal sebelumnya dan kerugian bersih 276,4 juta dolar AS pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Beberapa orang berbelanja penyedot debu di sebuah toko Bed Bath & Beyond di New York, Amerika Serikat, pada 5 Januari 2023. (Xinhua/Ziyu Julian Zhu)
Sejumlah orang terlihat di pintu masuk utama sebuah toko Bed Bath & Beyond di New York, Amerika Serikat, pada 5 Januari 2023. (Xinhua/Ziyu Julian Zhu)
Bagikan
Komentar
Berita Terkait

Inflasi IHK November terkendali, masih di bawah prakiraan awal
Indonesia
•
01 Dec 2022

Kapal udara berawak AS700 China rampungkan demonstrasi penerbangan di ketinggian rendah
Indonesia
•
03 Aug 2024

Ekspor RI November turun 1,70 persen dibanding ekspor Oktober 2024
Indonesia
•
16 Dec 2024

Presiden Mesir sebut pendapatan Terusan Suez turun 40-50 persen sejak perang Gaza
Indonesia
•
21 Feb 2024
Berita Terbaru

OPEC+ tahan lagi produksi minyak dunia hingga Maret 2026, pasar global masih ditinjau
Indonesia
•
02 Feb 2026

Feature – NEV, produk elektronik, hingga aksesori kecil, produk Guangdong tarik perhatian di Indonesia
Indonesia
•
01 Feb 2026

Presiden Meksiko sebut negaranya akan terus kirim minyak ke Kuba
Indonesia
•
30 Jan 2026

Teknologi PaMER hasilkan minyak pangan bernutrisi tinggi, rendah karbon
Indonesia
•
30 Jan 2026
