
Menhan Rusia sebut Barat ingin pertahankan dominasi dengan rusak stabilitas regional

Foto dokumentasi ini menunjukkan Menteri Pertahanan Rusia Andrei Belousov.
Barat sedang mencoba merusak stabilitas regional, dalam upaya mempertahankan dominasi globalnya.
Moskow, Rusia (Xinhua/Indonesia Window) – Dalam upaya mempertahankan dominasi globalnya, Barat sedang mencoba merusak stabilitas regional, demikian disampaikan Menteri Pertahanan (Menhan) Rusia Andrei Belousov pada Selasa (12/11)."Untuk mempertahankan perannya sebagai hegemon, Barat secara kolektif sedang mencoba merusak stabilitas regional," kata Belousov dalam pertemuan Dewan Menteri Pertahanan Persemakmuran Negara-Negara Merdeka (Commonwealth of Independent States/CIS) di Moskow.Belousov mengatakan bahwa sebagai konsekuensinya, para peserta Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS, yang keanggotaannya telah diperluas, di Kazan, Rusia, berfokus untuk mendorong penyelesaian konflik secara damai dan "pembentukan tatanan dunia multipolar yang adil."
Orang-orang mengikuti aksi demonstrasi di Teheran, Iran, pada 3 November 2024. Warga Iran pada Minggu (3/11) turun ke jalan untuk menggelar pawai ke area bekas kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS), meneriakkan slogan-slogan yang mengecam AS dan Israel. (Xinhua/Shadati)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Arab Saudi kembalikan biaya umroh jamaah terkena dampak wabah corona
Indonesia
•
01 Mar 2020

Kota Wuhan di China tengah kembali buka penerbangan langsung ke London
Indonesia
•
27 Aug 2023

Majelis Umum PBB serukan pendudukan Israel di Palestina diakhiri dalam 1 tahun
Indonesia
•
20 Sep 2024

Tentara AS di Korsel terciduk selundupkan dan edarkan narkoba
Indonesia
•
08 Aug 2023


Berita Terbaru

Pesta pernikahan di Iran diserang, 4 tewas dan 68 luka; AS buka penyelidikan
Indonesia
•
04 Sep 2026

Xi Jinping tawarkan 4 solusi untuk Timur Tengah, China dorong arsitektur keamanan baru
Indonesia
•
04 Sep 2026

3 anak tewas dalam 24 jam, krisis air kembali ancam 1 juta warga Gaza
Indonesia
•
03 Sep 2026

Trump ancam serang Iran lagi, laporan korban pesta pernikahan jadi sorotan
Indonesia
•
03 Sep 2026
