
Australia umumkan komitmen beri dana tambahan untuk bantuan kemanusiaan di Gaza

Puluhan ribu warga Australia pada Ahad (3/8/2025) berbaris melintasi Harbor Bridge yang ikonis di Sydney, Australia, untuk memprotes perang dan kelaparan yang sedang berlangsung di Gaza. (Xinhua)
Australia akan menyediakan tambahan dana senilai 20 juta dolar Australia atau 12,9 juta dolar AS untuk organisasi-organisasi yang menyalurkan makanan, pasokan medis, dan dukungan penyelamatan jiwa lainnya di Gaza.
Canberra, Australia (Xinhua/Indonesia Window) – Pemerintah Australia mengumumkan komitmen untuk memberikan pendanaan tambahan bagi upaya bantuan kemanusiaan di Gaza.Menteri Luar Negeri Australia Penny Wong dan Menteri Pembangunan Internasional Australia Anne Aly pada Senin (4/8) mengumumkan bahwa Australia akan menyediakan tambahan dana senilai 20 juta dolar Australia atau 12,9 juta dolar AS untuk organisasi-organisasi yang menyalurkan makanan, pasokan medis, dan dukungan penyelamatan jiwa lainnya di Gaza.*1 dolar Australia = 10.605 rupiah**1 dolar AS = 16.494 rupiahPendanaan terbaru itu mencakup 6 juta dolar Australia (setara 3,8 juta dolar AS) untuk Program Pangan Dunia (WFP) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan 5 juta dolar Australia (setara 3,2 juta dolar AS) masing-masing untuk UNICEF dan Komite Palang Merah Internasional (International Committee of the Red Cross/ICRC).Dalam sebuah pernyataan bersama, Wong dan Aly menuturkan bahwa paket terbaru itu menggenapkan total pendanaan kemanusiaan Australia untuk Gaza sejak Oktober 2023 menjadi lebih dari 130 juta dolar Australia atau 84 juta dolar AS."Australia telah secara konsisten menjadi bagian dari seruan internasional kepada Israel untuk mengizinkan dibukanya kembali bantuan ke Gaza sepenuhnya dan sesegera mungkin, sesuai dengan perintah mengikat dari Mahkamah Internasional," ujar Wong."Penderitaan dan kelaparan warga sipil di Gaza harus berakhir."Pendanaan itu diumumkan sehari usai puluhan ribu warga Australia mengikuti aksi unjuk rasa pro-Palestina di Sydney and Melbourne, yang menyerukan diakhirinya perang dan kelaparan di Gaza.Di Sydney, diperkirakan 90.000 orang berpartisipasi dalam aksi unjuk rasa yang diselenggarakan di Harbor Bridge yang ikonis di kota tersebut, meski diguyur hujan dan adanya upaya pihak berwenang untuk menghentikan jalannya aksi unjuk rasa itu.Menteri Layanan Sosial Australia Tanya Plibersek pada Senin mengatakan kepada stasiun televisi Seven Network bahwa warga Australia ingin "mengirimkan pesan" bahwa sudah terlalu banyak kematian yang terjadi.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Subvarian baru virus corona JN.1 sumbang hampir separuh kasus penularan baru di AS
Indonesia
•
26 Dec 2023

Badan Pengawas Obat AS tarik hampir 90.000 botol ibuprofen anak secara nasional
Indonesia
•
21 Mar 2026

Rombongan kapal kedua angkut biji-bijian dari Ukraina tiba di Istanbul
Indonesia
•
07 Aug 2022

CNN: Ribuan kasus warga kulit hitam yang hilang belum terpecahkan di AS
Indonesia
•
30 Jul 2023


Berita Terbaru

Forum pembaca volume kelima buku ‘Xi Jinping: Tata Kelola China’ edisi bahasa Inggris digelar di Kuala Lumpur
Indonesia
•
01 May 2026

Feature – ‘Becoming Chinese’ di Kunming, perjalanan menelusuri akar budaya seorang ‘blogger’ Tionghoa-Amerika
Indonesia
•
30 Apr 2026

Indonesia-China perkuat kerja sama pendidikan vokasi dalam Forum CITIEA 2026
Indonesia
•
28 Apr 2026

Volume kelima buku ‘Xi Jinping: Tata Kelola China’ edisi bahasa Inggris dipromosikan di Indonesia
Indonesia
•
28 Apr 2026
