
Teten yakini ASEAN Weekend Market ajang tepat promosikan UMKM

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki didampingi Ketua ASEAN-BAC Arsjad Rasjid pada pembukaan ASEAN Weekend Market, Jumat (1/9/2023). (Sekretariat Kabinet RI)
ASEAN Weekend Market menyajikan berbagai produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di ASEAN, seperti fesyen, kerajinan tangan, kuliner, dan lainnya.
Jakarta (Indonesia Window) – Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki menilai penyelenggaraan ASEAN Weekend Market memiliki kontribusi nyata dalam membuka peluang bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mendapat akses pasar yang lebih luas khususnya di kawasan ASEAN.“Saya rasa acara ini sangat penting untuk mempromosikan produk UMKM di ASEAN,” kata Teten pada pembukaan ASEAN Weekend Market di Jakarta, Jumat (1/9), ungkap Sekretariat Kabinet RI dalam pernyataan tertulisnya yang dikutip Indonesia Window, Sabtu.Dengan populasi 679 juta jiwa, ASEAN (Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara) memiliki potensi pasar yang besar, dan untuk mengoptimalkan potensi tersebut, Teten menilai ASEAN perlu meningkatkan daya saing demi kepentingan pertumbuhan ekonomi domestik dan kawasan.“Oleh sebab itu, sesuai dengan tema keketuaan ASEAN Indonesia yaitu Epicentrum of Growth, ASEAN harus bersatu, menguatkan kolaborasi dan berpihak pada produk lokal dan regional, agar ASEAN menjadi pusat produksi dunia di mana produknya dapat mendominasi secara global,” ujarnya.Selain itu, lanjut Teten, ASEAN juga perlu memperkuat ekosistem digital bagi UMKM mulai dari peningkatan literasi digital, equal playing field dalam ecommerce, tidak adanya praktik predatory pricing, sampai dengan menghadirkan akses keuangan yang mudah berbasiskan rekam data transaksi untuk credit scoring.Keketuaan Indonesia di ASEAN, kata Teten, dapat menjadi momentum bagi pelaku koperasi dan UMKM agar dapat beradaptasi dengan isu-isu strategis yang diangkat seperti transformasi digital UMKM, serta model bisnis yang mengadopsi transisi produksi ke arah ramah lingkungan dan berkelanjutan dengan pemanfaatan energi terbarukan.“Selain itu, kesempatan ini bisa dijadikan sebagai upaya bersama dalam mendorong UMKM dalam memperluas akses pasar dan masuk ke rantai pasok global khususnya di kawasan ASEAN,” tandasnya.Sementara itu, Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid yang juga Ketua ASEAN-BAC mengatakan, pada ASEAN Weekend Market disajikan berbagai produk UMKM di ASEAN, seperti fesyen, kerajinan tangan, kuliner, dan lainnya.“Acara ini memperlihatkan keunikan dan keberagaman kultur di ASEAN,” ujar Arsjad.Menurut Arsjad, eksibisi tersebut merupakan momentum untuk menghargai kerja keras para pelaku UMKM dalam mendukung pertumbuhan ekonomi ASEAN.“UMKM merupakan tulang punggung ekonomi di Indonesia dan bahkan mungkin di beberapa negara ASEAN lain,” kata Arsjad.ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC) berkolaborasi dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyelenggarakan ASEAN Weekend Market di Gedung Serbaguna Senayan, Jakarta.Acara yang merupakan bagian dari rangkaian Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-43 ASEAN tersebut berlangsung selama akhir pekan, 1-3 September 2023.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Pemerintah gerak cepat tangani banjir di beberapa wilayah
Indonesia
•
05 Mar 2025

Indonesia kembangkan hidrogen hijau turunkan emisi karbon
Indonesia
•
15 Nov 2021

COVID-19 – Lebih 2,4 juta penduduk Indonesia terima dosis pertama vaksin
Indonesia
•
05 Mar 2021

Menteri BUMN sebut KCJB hemat biaya bahan bakar dan genjot perekonomian
Indonesia
•
22 Jul 2024


Berita Terbaru

Feature – Indonesia perluas akses vaksin HPV bagi perempuan dalam kerangka kerja sama dengan China
Indonesia
•
14 Apr 2026

Prabowo, Putin perkuat kerja sama energi, antariksa, pendidikan
Indonesia
•
14 Apr 2026

Feature – Abah Salim ajak pengusaha Muslim berbisnis dengan syariat secara kaaffah
Indonesia
•
14 Apr 2026

Pesantren Al-Hamidiyah jajaki sinergi dengan atase kebudayaan Turkiye
Indonesia
•
13 Apr 2026
