
Sri Lanka akan luncurkan aplikasi seluler untuk lindungi wisatawan

Orang-orang menikmati pemandangan matahari terbenam di sebuah jembatan di Galle Face Green di Kolombo, Sri Lanka, pada 8 Januari 2021. (Xinhua/Tang Lu)
Aplikasi seluler perlindungan wisatawan yang akan diluncurkan oleh pemerintah Sri Lanka mencatat semua kendaraan roda tiga, dan kode batang (barcode) akan dipasang di kendaraan tersebut agar dapat dipindai oleh wisatawan mancanegara, serta dioperasikan dalam tujuh bahasa.
Kolombo, Sri Lanka (Xinhua) – Sri Lanka akan meluncurkan sebuah aplikasi seluler mulai 1 Maret mendatang untuk melindungi wisatawan, kata Harin Fernando, menteri pariwisata negara itu, pada Sabtu (25/2).Dalam pidatonya di sebuah acara di Kolombo, Fernando mengatakan aplikasi ini merupakan salah satu aplikasi seluler terbaik di tingkat regional untuk keamanan wisatawan.Dia mengatakan aplikasi ini dapat dioperasikan dalam tujuh bahasa.Aplikasi seluler ini akan mencatat semua kendaraan roda tiga, dan kode batang (barcode) akan dipasang di kendaraan tersebut agar dapat dipindai oleh wisatawan mancanegara, tutur sang menteri.Saat seorang wisatawan melaporkan suatu kejadian dengan memindai barcode, polisi dan petugas pariwisata akan mengambil tindakan, katanya.
Sejumlah penari tampil dalam sebuah pertunjukan tari budaya untuk mempromosikan pariwisata di Kolombo, Sri Lanka, pada 17 Januari 2023. (Xinhua/Ajith Perera)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Buku yang bahas kekerasan dan trauma alami lonjakan permintaan di AS
Indonesia
•
14 Oct 2022

COVID-19 – Meksiko catat peningkatan tipis kasus rawat inap dan kematian
Indonesia
•
18 Jan 2023

Akuntan milenial perlu bermitra dengan media
Indonesia
•
06 Aug 2020

Otoritas Yunani sebut kaum lansia lebih berisiko alami insiden tenggelam
Indonesia
•
27 Jul 2023


Berita Terbaru

IOC bakal beri hibah Rp179 juta untuk setiap atlet Olimpiade, ini syaratnya
Indonesia
•
26 Jun 2026

Obesitas kini jadi 'musuh nomor satu' kesehatan Australia, hampir sepertiga orang dewasa terdampak
Indonesia
•
25 Jun 2026

Museum Tekstil Jakarta rayakan hari jadi ke-50 dengan pameran Wastra Tradisional Klasik
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Tren makanan kukus dan rebus meningkat di Jakarta, warga urban mulai tinggalkan gorengan
Indonesia
•
23 Jun 2026
