
China bentuk aliansi rumah sakit unggulan untuk dorong integrasi pengobatan China dan Barat

Para staf bekerja di sebuah apotek pengobatan tradisional China (traditional Chinese medicine/TCM) di Kota Shenzhou, Provinsi Hebei, China utara, pada 19 Februari 2025. (Xinhua/Wang Xiao)
Aliansi rumah sakit membuka jalan bagi pengembangan terkoordinasi pengobatan tradisional China dan pengobatan Barat, mendorong integrasi penelitian pengobatan tradisional China dengan berbagai teknologi seperti kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan mahadata.
Beijing, China (Xinhua/Indonesia Window) – Sebuah aliansi 62 rumah sakit unggulan di China yang menyediakan perawatan dengan integrasi pengobatan tradisional China dan Barat telah dibentuk. Aliansi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di negara tersebut.Menurut sebuah konferensi tentang pengobatan integratif yang digelar di Beijing pada Ahad (23/2), aliansi ini mencakup beberapa rumah sakit terbaik di China, seperti Peking Union Medical College Hospital di Beijing dan Rumah Sakit Ruijin di Shanghai.Aliansi rumah sakit ini membuka jalan bagi pengembangan terkoordinasi pengobatan tradisional China dan pengobatan Barat, mendorong integrasi penelitian pengobatan tradisional China dengan berbagai teknologi seperti kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan mahadata, menurut konferensi tersebut."Kita harus memetakan jalur khusus untuk mengintegrasikan pengobatan tradisional China dan Barat di era baru ini," ungkap Chen Xiangmei, presiden Asosiasi Pengobatan Integratif China.Para pakar yakin bahwa pendekatan "pengobatan Barat belajar dari pengobatan China" dan "pengobatan China belajar dari pengobatan Barat" mewakili jalur yang berbeda-beda menuju pengembangan kolaboratif di kedua bidang, dengan tujuan akhir untuk mengintegrasikan secara mendalam pengobatan tradisional China dengan praktik medis modern.Tong Xiaolin, seorang akademisi dari Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS), menjelaskan bahwa pengobatan integratif bukan sekadar tentang menggabungkan teknik-teknik, tetapi bertujuan untuk mengatalisasi terobosan revolusioner dalam paradigma medis dengan bantuan disiplin ilmu baru yang sedang berkembang seperti biologi sistem dan ilmu mahadata.Saat ini, sejumlah rumah sakit umum di China telah menetapkan mekanisme untuk pengembangan kolaboratif pengobatan China dan Barat, bersama dengan sistem perawatan multidisiplin, yang secara signifikan meningkatkan hasil klinis.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Diguncang gempa, Santorini di Yunani tutup sekolah dan lakukan langkah pencegahan
Indonesia
•
05 Feb 2025

Belanda selidiki Roblox karena potensi risiko bagi anak di bawah umur
Indonesia
•
31 Jan 2026

19 orang tewas akibat pengeboman Israel, seorang bayi meninggal akibat kedinginan di Gaza
Indonesia
•
08 Jan 2025

Panda raksasa yang lahir di Korsel kembali ke China
Indonesia
•
04 Apr 2024


Berita Terbaru

Feature – Rumah prefabrikasi bantu korban gempa Xizang di China punya hunian nyaman dalam 3 hari
Indonesia
•
27 Oct 2026

Untuk pertama kalinya, demensia jadi penyebab lebih dari 10 persen kematian di Australia
Indonesia
•
27 Oct 2026

Kampung Silat Betawi Rawa Belong diresmikan sebagai Kampung Budaya 2026
Indonesia
•
25 Oct 2026

7 orang hilang usai gedung bertingkat runtuh di Kenya, pencarian berlanjut
Indonesia
•
25 Oct 2026
