
1,054 juta turis China datang ke Indonesia, Labuan Bajo dibidik jadi destinasi favorit baru

Petani membawa rumput laut yang baru dipanen menggunakan perahu di Pulau Ontoloe, Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur, pada 6 Juni 2026. (Xinhua/Rangga Firmansyah)
Jakarta (Xinhua/Indonesia Window) – Indonesia mengajak agen perjalanan dan operator tur China menjajaki Labuan Bajo dan Bali untuk dikembangkan menjadi paket wisata baru, seiring kunjungan wisatawan China yang tumbuh 16,46 persen pada Januari-Agustus 2026, kata Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI pada Rabu (28/10).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) yang dikutip Kemenpar, kunjungan wisatawan China dalam delapan bulan pertama tahun ini mencapai 1,054 juta, dibandingkan 905.002 kunjungan pada periode yang sama tahun lalu.
Angka pertumbuhan itu lebih dari tiga kali lipat kenaikan total kunjungan wisatawan mancanegara yang sebesar 5,38 persen.
Sepanjang 2025, wisatawan China tercatat 1,34 juta kunjungan, menempatkan China sebagai negara asal wisatawan mancanegara terbesar keempat setelah Malaysia, Australia, dan Singapura.
Untuk 2026, Kemenpar menargetkan 1,559 juta hingga 1,726 juta kunjungan wisatawan China.
Permintaan perjalanan dari China sendiri terus meningkat. Data Administrasi Imigrasi Nasional China menunjukkan, perjalanan keluar warga daratan China pada kuartal ketiga 2026 mencapai 48,51 juta, naik 7,5 persen secara tahunan.
Untuk menggarap pasar tersebut, Kemenpar menggelar ‘Familiarization Trip’ (Famtrip) pada 19-25 Oktober 2026 dengan mengundang tujuh agen perjalanan dan operator tur dari Beijing, Guangzhou, Hangzhou, Nanjing, Shenzhen, dan Shanghai.
China Southern Airlines, yang melayani rute langsung Guangzhou-Denpasar, menjadi mitra maskapai resmi kegiatan ini.
Di Labuan Bajo, Provinsi Nusa Tenggara Timur, peserta berlayar dengan kapal pinisi menjelajahi Pulau Kelor, Pulau Padar, Pink Beach, dan Pulau Komodo.
Mereka juga mengikuti business matching dengan 14 pelaku industri pariwisata Indonesia, mulai dari maskapai, penyedia akomodasi, hingga agen perjalanan, dengan dukungan Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) serta Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, dan Kebudayaan Kabupaten Manggarai Barat.
"Labuan Bajo menjadi sorotan utama Famtrip ini, sejalan dengan upaya Kemenpar memperluas sebaran kunjungan wisatawan mancanegara ke destinasi prioritas di luar Bali," ujar Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini.
Dia menambahkan, pengalaman langsung di lapangan diharapkan menjadi bekal bagi para peserta untuk merancang paket wisata Indonesia yang sesuai dengan preferensi wisatawan China.
Pengembangan paket wisata ke Labuan Bajo berlangsung di tengah pembatasan kunjungan di Taman Nasional Komodo.
Sejak 1 April 2026, kuota kunjungan ke Pulau Padar, Pulau Rinca, dan Pulau Komodo beserta 23 titik selam di sekitarnya ditetapkan 1.000 orang per hari atau 365.000 orang per tahun.
Kuota tahunan tersebut telah habis sejak Agustus, sehingga Balai Taman Nasional Komodo membuka kuota paling sedikit 500 orang per hari untuk periode September-Desember 2026 dengan memanfaatkan kuota yang tidak terpakai pada bulan-bulan sebelumnya.
Rangkaian Famtrip kemudian berlanjut ke Bali, salah satu pintu masuk utama wisatawan China ke Indonesia yang terhubung dengan sejumlah kota di China melalui penerbangan langsung.
Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara II Kemenpar Yulia mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari strategi Kemenpar memperkuat promosi pariwisata Indonesia di pasar China.
Dia optimistis kegiatan tersebut dapat mendorong lebih banyak kunjungan wisatawan China ke Labuan Bajo dan Bali.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Samsung Electronics akan PHK 30 persen karyawan di beberapa divisi luar negeri
Indonesia
•
12 Sep 2024

Penjualan kendaraan energi baru China tertinggi di dunia selama 7 tahun
Indonesia
•
13 Jan 2022

Media Australia sebut AS akan jadi pecundang terbesar dalam perang tarif Trump
Indonesia
•
11 Apr 2025

Trump sebut tarif untuk Meksiko ditangguhkan hingga 2 April
Indonesia
•
07 Mar 2025


Berita Terbaru

AI² Robotics incar Indonesia untuk pengembangan robot berbasis kecerdasan buatan, bidik manufaktur hingga logistik
Indonesia
•
28 Oct 2026

China siapkan investasi 1,09 triliun rupiah untuk bangun pabrik aspal Buton di Jawa, produksi 600.000 ton per tahun
Indonesia
•
28 Oct 2026

Eropa terancam tekanan energi, harga gas tembus 2 juta rupiah jelang musim dingin
Indonesia
•
29 Oct 2026

SANY Indonesia Finance kantongi izin OJK, bidik pembiayaan 1,5 triliun rupiah
Indonesia
•
29 Oct 2026
