
Volkswagen akan bangun ekosistem NEV yang berkelanjutan di China timur

Sejumlah pengunjung berjalan melewati kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV) FAW-Volkswagen dalam Pameran Otomotif Internasional China (Changchun) ke-19 di Changchun, ibu kota Provinsi Jilin, China timur laut, pada 18 Juli 2022. (Xinhua/Zhang Jian)
Ekosistem NEV Volkswagen yang berkelanjutan dan kuat akan dikembangkan di Provinsi Anhui, China timur, dengan target produksi praseri model pertama bulan depan, dan produksi massal dijadwalkan berlangsung pada 2023.
Hefei, China (Xinhua) – Volkswagen, produsen kendaraan bermotor Jerman yang berkantor pusat di Wolfsburg, Lower Saxony, menekankan komitmennya untuk meningkatkan pengembangan ekosistem kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV) yang berkelanjutan dan kuat di Provinsi Anhui, China timur.Hal ini disampaikan oleh CEO Volkswagen Anhui Erwin Gabardi pada Rabu (21/9) dalam Forum Pengembangan Industri NEV China-Jerman di ajang Konvensi Manufaktur Dunia 2022 yang sedang berlangsung. Volkswagen Anhui merupakan usaha patungan (joint venture) yang berfokus pada NEV yang didirikan pada 2017 di Hefei, ibu kota Anhui."Berkat 'laju Anhui' yang impresif, Volkswagen Anhui berada pada jalur yang akan menempatkan perusahaan itu di garis depan industri NEV dalam beberapa tahun mendatang," ujar Gabardi.Setelah pembangunan dan persiapan selama 12 bulan, Volkswagen Anhui berlari kencang menuju produksi praseri model pertamanya bulan depan. Produksi massal dijadwalkan berlangsung pada 2023."Kami telah berupaya maksimal untuk membawa perusahaan-perusahaan di sepanjang rantai nilai ke Anhui dan mengambil sejumlah langkah komprehensif guna meminimalkan dampak terhadap lingkungan, dengan tujuan untuk menumbuhkan ekosistem lokal secara berkelanjutan bagi keuntungan semua pihak," tutur Gabardi.Hingga saat ini, Volkswagen Anhui menjalin kerja sama dengan lebih dari 1.500 pemasok potensial dan menggandeng sekitar 260 pemasok.Provinsi Anhui sedang meningkatkan upaya membangun klaster industri kelas dunia untuk NEV dan kendaraan terhubung cerdas (intelligent connected vehicles). Sejumlah produsen NEV dalam negeri, termasuk JAC, Chery, NIO, dan BYD, juga telah mendirikan fasilitas produksi di provinsi tersebut.Anhui memproduksi 214.000 unit NEV dalam paruh pertama 2022, naik 94,1 persen secara tahunan (year on year), dan menyumbang 30 persen dari total produksi otomotif di provinsi itu.China memiliki pasar NEV yang sangat besar. Penjualan NEV di seluruh negara tersebut diperkirakan akan melebihi 5 juta unit tahun ini, dan kemungkinan akan melampaui 10 juta unit pada 2025, papar Xiong Meng, pemimpin dari Federasi Ekonomi Industri China.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Garuda layani penerbangan langsung Manado-Davao City
Indonesia
•
30 Sep 2019

Fitch: Pemulihan konsumsi China dimulai dengan mantap pada 2023
Indonesia
•
06 Feb 2023

Olimpiade Paris ciptakan 181.000 lapangan kerja di Prancis
Indonesia
•
05 Aug 2024

Pesawat C919 pertama China Southern Airllines akan mulai layanan komersial pertengahan September
Indonesia
•
31 Aug 2024


Berita Terbaru

Fokus Berita – Dari Piraeus hingga Jakarta-Bandung, kisah visi Xi Jinping tentang pembangunan bersama
Indonesia
•
11 Aug 2026

Turkiye makin diminati wisatawan China, 245.000 berkunjung dalam enam bulan
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari lengan robot hingga AI, begini teknologi China yang mulai membidik Indonesia
Indonesia
•
10 Aug 2026

Jepang dihantam gelombang kebangkrutan, 1.028 perusahaan gulung tikar dalam sebulan
Indonesia
•
10 Aug 2026
