
ASEAN University International menjalin kerjasama dengan Universitas Kebangsaan Malaysia

Ketua HEET UKM Dr. Nur Ehsan Mohd Said memberikan kenang-kenangan kepada Dekan Dirasat Islamiah AUI, KH. Dr. Ali Saman Hasan, Lc., LLM., MA, di Kantor ASEAN University International di Area Kampus B Pesantren Alwafi Pengasingan Depok pada Kamis (21/9).
Universiti Kebangsaan Malaysia adalah salah satu universitas terkemuka di Malaysia dan dikenal secara internasional untuk keunggulan akademiknya.
Jakarta (Indonesia Window) – Kedatangan delegasi dari Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Kamis (21/9) menandai tonggak bersejarah dalam perjalanan lembaga pendidikan tinggi ASEAN University International (AUI), yang merupakan bagian dari keluarga besar Al-Wafi Islamic Boarding School menuju sekolah internasional Islam.“Kunjungan Universiti Kebangsaan Malaysia adalah salah satu momen penting dalam sejarah AUI. Ini adalah bukti nyata bahwa kita telah mencapai tingkat pengakuan internasional dalam dunia pendidikan,” ungkap Dekan Dirasat Islamiah AUI, KH. Dr. Ali Saman Hasan, Lc., LLM., MA.“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan ini dan berharap dapat terus membangun kerja sama yang erat dengan UKM,” kata Dr. Ali dalam pernyataannya yang dikutip Indonesia Window pada Selasa (26/9).Delegasi UKM diwakili oleh Ketua Heet (Higher Education English Test) Dr. Nur Ehsan Mohd Said, Project Manager HEET Dr. Rosnah Mohd Sham dan Research Assistant HEET Ncik Wan Muhamad Shahlan Wan Masri.HEET (Higher Education English Test) adalah satu instrument untuk mengukur kemampuan berbahasa Inggris bagi mahasiswa AUI dan peserta didik Al Wafi, yang merupakan hasil kerjasama AUI dan UKM.Bila peserta lulus HEET, mereka diharapkan langsung duduk di semester 3 UKM.Tujuan dari test tersebut adalah untuk mengukur kompetensi Bahasa Inggris mahasiswa AUI dan Santri, kata Dr. Nur Ehsan Mohd Said yang pada kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada pihak AUI atas sambutannya yang luar biasa.Diskusi antara kedua delegasi terebut memfokuskan pada upaya meningkatkan pendidikan melalui kolaborasi antara kedua lembaga tersebut.Menurut Dr. Ali salah satu tujuannya adalah menjadikan AUI sebagai pendidikan tinggi Islam internasional yang memadukan prinsip-prinsip Islam dengan pendidikan tinggi berstandar internasional.Pertemuan ini menciptakan kesempatan berharga untuk berbagi pengetahuan, pengalaman, dan best practice dalam dunia pendidikan, termasuk pembahasan metode pengajaran, kurikulum, pendidikan tinggi, pusat bahasa serta penelitian pendidikan.Melalui pertemuan ini, AUI dapat berinteraksi langsung dengan perwakilan dari UKM, membuka kerja sama pendidikan yang lebih lanjut, seperti pertukaran peserta didik dan program studi bersama serta pendidikan tinggi strata satu.Universiti Kebangsaan Malaysia adalah salah satu universitas terkemuka di Malaysia dan dikenal secara internasional untuk keunggulan akademiknya.Kerjasama tersebut menjadi bukti nyata bahwa AUI dan Al Wafi Islamic Boarding School semakin Go Internasional (mendunia) dalam mencapai standar pendidikan tingkat global. (Suworo)Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Indonesia masuki puncak musim hujan, masyarakat diharapkan bersiap hadapi potensi bencana hidrometeorologis
Indonesia
•
21 Nov 2024

Indonesia tak lagi sekadar penonton, BRIN tegaskan RI bisa jadi arsitek masa depan Asia Tenggara
Indonesia
•
20 Jun 2026

Presiden dorong masjid jadi pusat kemajuan bangsa, pembinaan umat
Indonesia
•
09 Nov 2023

Katering jamaah Haji disediakan penuh di Makkah
Indonesia
•
10 Nov 2019


Berita Terbaru

Indonesia masuk zona merah kabut asap 2026, Agustus-September jadi periode paling berbahaya
Indonesia
•
25 Jun 2026

Feature – Herdman dan peta jalan baru timnas Indonesia: Mimpi ke Piala Dunia 2030 dimulai
Indonesia
•
21 Jun 2026

Feature – Mengapa orang Indonesia tetap demam Piala Dunia meski timnas tak bermain? Ini jawaban psikolog
Indonesia
•
21 Jun 2026

Jamu bakal punya pusat pengobatan modern, Indonesia gandeng China untuk mewujudkannya
Indonesia
•
20 Jun 2026
