Universitas Negeri Malang jalin kerja sama bidang pendidikan dengan perguruan tinggi vokasi China

Rombongan delegasi Universitas Negeri Malang (UM) berfoto bersama dengan perwakilan Shandong Foreign Trade Vocational College (SFTVC) pada pekan lalu untuk menyepakati kerja sama pertukaran dosen dan mahasiswa hingga pengembangan kurikulum. (Sumber foto: Kantor Urusan Internasional UM)
Universitas Negeri Malang (UM) bekerja sama dengan perguruan tinggi vokasi asal China, Shandong Foreign Trade Vocational College (SFTVC), yang mencakup pertukaran dosen dan mahasiswa serta pengembangan kurikulum.
Jakarta (Xinhua) – Universitas Negeri Malang (UM) bekerja sama dengan perguruan tinggi vokasi asal China, Shandong Foreign Trade Vocational College (SFTVC), yang mencakup pertukaran dosen dan mahasiswa serta pengembangan kurikulum.Diskusi untuk kerja sama kedua perguruan tinggi tersebut dilakukan selama kunjungan rombongan UM ke China pada 4 hingga 5 Januari 2024. Salah satu kesepakatan kerja sama yakni mobilisasi mahasiswa magang di bidang manajemen, akuntansi, ekonomi, Bahasa Mandarin, Bahasa Inggris, Teknologi Informasi, dan lain sebagainya."Para mahasiswa akan berkesempatan melaksanakan magang di perusahaan-perusahaan di China selama satu tahun, meningkatkan keterampilan mereka dan memperoleh pengalaman berharga di dunia bisnis internasional," kata Evi Eliyanah, Direktur Kantor Urusan International di UM dalam keterangan tertulisnya.SFTVC dinilai memiliki integrasi antara kurikulum dan inkubasi bisnis. Banyak alumninya yang sukses menjadi pengusaha di berbagai bidang, termasuk beberapa di perusahaan terkemuka seperti SITC dan Hiking Group.Kerja sama mobilisasi mahasiswa magang diharapkan dapat membekali para mahasiswa tersebut dengan keterampilan komunikasi bisnis antarbudaya, terlebih budaya bisnis antara Indonesia dan China dinilai cukup berbeda.Selain memberi manfaat bagi mahasiswa, kerja sama ini juga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan talenta lokal bagi perusahaan China yang melakukan ekspansi ke Indonesia. Dengan begitu, kolaborasi ini juga akan mendukung pertumbuhan ekonomi dan kerja sama lintas budaya antara Indonesia dan China.Kerja sama ini juga mencakup mobilisasi dosen untuk mengajar dan melakukan penelitian serta pengembangan kurikulum bersama untuk program-program terkait bisnis digital dan perdagangan internasional. Hal itu sejalan dengan SFTVC yang selama ini memang dikenal sebagai perguruan tinggi vokasi yang berfokus mengajar tentang perdagangan internasional. Di sisi lain, UM juga sedang mempersiapkan pembukaan program studi baru di bidang bisnis digital.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Terkonfirmasi positif COVID-19, PM Kamboja batal ikut KTT G20
Indonesia
•
15 Nov 2022

Pembangunan smelter tembaga Freeport Indonesia di Gresik capai 34,9 persen
Indonesia
•
01 Aug 2022

Ramadan 1447 H – Cara mengubah nasib di malam Lailatul Qodar
Indonesia
•
02 Mar 2026

Gunung Lewotobi Laki-Laki kembali meletus, pemerintah keluarkan peringatan penerbangan level tertinggi
Indonesia
•
10 Nov 2024
Berita Terbaru

Wawancara – Prof. Hikmahanto: AS, Israel perangi Iran untuk tumbangkan pemerintahan
Indonesia
•
01 Mar 2026

Ramadan 1447 H – Cara mengubah nasib di malam Lailatul Qodar
Indonesia
•
02 Mar 2026

Produk halal diterima mayoritas non-Muslim NTT, bukti Islam inklusif
Indonesia
•
01 Mar 2026

Opini – Dino Patti Djalal: Iran tidak akan tinggal diam atas serangan AS dan Israel
Indonesia
•
01 Mar 2026
