
Keputusan Mahkamah Agung AS picu kebingungan soal pembatasan senjata api

Foto yang diabadikan pada 31 Oktober 2022 ini menunjukkan Mahkamah Agung Amerika Serikat di Washington DC, Amerika Serikat. (Xinhua/Liu Jie)
Undang-Undang pengendalian senjata api di AS saat ini mendapat penolakan di seluruh pengadilan federal di negara itu, membuat ketidakjelasan tentang pembatasan senjata api semakin besar.
New York City, AS (Xinhua) – Sejak Mahkamah Agung Amerika Serikat (AS) membatalkan sebuah undang-undang New York yang membatasi tindakan membawa pistol secara tersembunyi di tempat umum, ketidakjelasan tentang pembatasan senjata semakin besar, menurut laporan ABC News pada Jumat (13/1) pekan lalu."Keputusan itu benar-benar membuka cara yang sepenuhnya baru dalam menganalisis legalitas peraturan senjata api, sehingga tidak ada kesadaran yang benar-benar didapat, jadi pada dasarnya bebas untuk semua," kata Michael Siegel, staf pengajar di Tufts School of Medicine yang mempelajari kekerasan senjata api, sebagaimana dikutip.Siegel mengatakan keputusan tersebut menciptakan sistem baru untuk menilai kesesuaian undang-undang senjata api dengan konstitusi di mana "tidak ada yang benar-benar jelas," dan ini adalah situasi coba-coba.Keputusan ini "monumental" untuk hak senjata dan memberi banyak kemenangan penting dalam beberapa bulan terakhir, kata Alan Gottlieb, Direktur Eksekutif Second Amendment Foundation, sebuah organisasi pendukung hak senjata."Kami telah membuat beberapa undang-undang (pengendalian senjata) di California dibatalkan, kami telah mengantongi restraining order terhadap beberapa undang-undang (pengendalian senjata) di New York, kami baru saja mengantongi restraining order sementara terhadap undang-undang (pengendalian senjata) di New Jersey," imbuh Gottlieb.Saat ini, terdapat hampir 50 kasus di pengadilan federal AS yang menolak undang-undang pengendalian senjata api di seluruh negeri itu, kata Gottlieb.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

PM Hongaria tolak upaya integrasi Ukraina ke NATO dan UE
Indonesia
•
24 Jun 2025

KTT ASEAN-GCC ke-2 buka jalan bagi peningkatan kolaborasi antarkawasan dan penguatan resiliensi
Indonesia
•
29 May 2025

Putin tak lihat tanda Ukraina ingin berdamai di tahap awal negosiasi
Indonesia
•
20 Jul 2022

Perwakilan tetap China untuk PBB desak penerapan hukum humaniter internasional yang universal dan konsisten
Indonesia
•
30 Oct 2024


Berita Terbaru

Badan Maritim PBB hentikan evakuasi setelah serangan di Teluk Oman, 11.000 pelaut terjebak di Selat Hormuz
Indonesia
•
26 Jun 2026

Iran desak AS hentikan interpretasi yang bertentangan dengan MoU perdamaian
Indonesia
•
26 Jun 2026

Arab Saudi tangguhkan perjalanan ke tiga negara Afrika, cegah penyebaran Ebola
Indonesia
•
26 Jun 2026

Oman tegaskan Selat Hormuz tak akan kenakan biaya transit, jamin navigasi tetap aman
Indonesia
•
26 Jun 2026
