
Twitter minta karyawan yang dipecat untuk kembali

Ilustrasi. (Alexander Shatov on Unsplash)
Karyawan Twitter Inc. yang diberhentikan pada Jumat (4/11) telah diminta untuk kembali bekerja di perusahaan platform media sosial itu, karena manajemen menyadari bahwa pekerjaan dan pengalaman mereka mungkin diperlukan untuk membangun fitur baru yang dibayangkan oleh Musk.
Jakarta (Indonesia Window) – Twitter Inc. telah meminta sejumlah karyawan untuk kembali bekerja, setelah memberhentikan sekitar setengah dari pekerja perusahaan pada Jumat (4/11) menyusul akuisisi platform media sosial itu oleh Elon Musk senilai 44 miliar dolar AS.Beberapa dari mereka yang diminta untuk kembali ke perusahaan, diberhentikan karena membuat kesalahan, menurut dua orang yang mengetahui langkah tersebut. Sementara itu, sejumlah karyawan yang lain diberhentikan sebelum manajemen menyadari bahwa pekerjaan dan pengalaman mereka mungkin diperlukan untuk membangun fitur baru yang dibayangkan oleh Musk, kata sumber-sumber itu, meminta untuk tidak disebutkan namanya.Twitter memangkas hampir 3.700 karyawan pekan ini melalui email sebagai cara untuk memotong biaya setelah akuisisi Musk, yang ditutup pada akhir Oktober.Banyak karyawan mengetahui bahwa mereka kehilangan pekerjaan setelah akses mereka ke sistem di seluruh perusahaan, seperti email dan Slack, tiba-tiba ditangguhkan. Permintaan karyawan untuk kembali tersebut menunjukkan betapa terburu-buru dan kacaunya proses itu.Seorang juru bicara Twitter tidak membalas permintaan komentar. Rencana Twitter untuk mempekerjakan kembali karyawan itu sebelumnya dilaporkan oleh Platformer.“Mengenai pengurangan kekuatan Twitter, sayangnya tidak ada pilihan ketika perusahaan merugi lebih dari 4 juta dolar AS/hari, kicau Musk pada hari Jumat (4/11).Twitter memiliki hampir 3.700 karyawan yang tersisa, menurut orang-orang yang mengetahui masalah tersebut. Musk mendorong mereka yang tetap di perusahaan untuk bergerak cepat dalam mengirimkan fitur baru, dan dalam beberapa kasus, mereka bahkan tidur di kantor untuk memenuhi tenggat waktu baru.Selama akhir pekan, Twitter meluncurkan paket berlangganan baru bernama Twitter Blue, menawarkan tanda centang verifikasi untuk setiap pengguna yang membayar 8 dolar AS per bulan. Perusahaan juga mengatakan akan segera meluncurkan fitur lain, termasuk setengah iklan, kemampuan untuk mem-posting video yang berdurasi lebih panjang dan mendapatkan peringkat prioritas dalam balasan, sebutan, dan pencarian.The New York Times pada hari Ahad (6/11) melaporkan Twitter akan menunda perubahan pada tanda centang sampai setelah pemilihan paruh waktu Selasa (8/11), setelah pengguna dan karyawan menyuarakan kekhawatiran bahwa rencana tersebut dapat disalahgunakan untuk menabur perselisihan.*1 dolar AS = 15.674 rupiahSumber: BloombergLaporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

PM Israel nyatakan akan tingkatkan operasi melawan Hizbullah
Indonesia
•
17 Sep 2024

Gedung Putih konfirmasi pembicaraan langsung dengan Hamas untuk bebaskan sandera
Indonesia
•
06 Mar 2025

Arab Saudi terima jamaah umroh asing mulai 9 Agustus
Indonesia
•
08 Aug 2021

Menhan Israel sebut waktu menipis untuk capai solusi diplomatik dengan Hizbullah
Indonesia
•
17 Sep 2024


Berita Terbaru

Analisis – Netanyahu tolak rencana damai Gaza, Israel tetap pertahankan pasukan dan lanjutkan serangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Standar darurat 15 liter, 1,3 juta warga Palestina hanya dapat kurang dari 6 liter air
Indonesia
•
12 Aug 2026

AS cabut lebih dari 175.000 visa sejak Trump kembali menjabat
Indonesia
•
11 Aug 2026

Kolombia diguncang gempa bermagnitudo 7,4, korban tembus 111 orang
Indonesia
•
11 Aug 2026
