
Trump batalkan rencana tarif 1 Februari, sebut ada "kerangka kesepakatan" terkait Greenland

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyampaikan pidato dalam Pertemuan Tahunan Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) di Davos, Swiss, pada 21 Januari 2026. (Xinhua/Lian Yi)
Trump mengumumkan bahwa dia tidak akan melanjutkan pemberlakuan tarif terhadap delapan negara Eropa yang sebelumnya dijadwalkan mulai berlaku pada 1 Februari.
Davos, Swiss (Xinhua/Indonesia Window) – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Rabu (21/1) mengatakan bahwa pembicaraan dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte menghasilkan "kerangka kerja kesepakatan masa depan terkait Greenland." Selain itu, Trump juga mengumumkan bahwa dia tidak akan melanjutkan pemberlakuan tarif terhadap delapan negara Eropa yang sebelumnya dijadwalkan mulai berlaku pada 1 Februari.
Dalam sebuah unggahan di platform Truth Social miliknya, Trump mengatakan bahwa kerangka kerja tersebut muncul dari "pertemuan yang sangat produktif" dengan Rutte dan jika difinalisasi akan menjadi "kesepakatan yang sangat bagus bagi AS, dan semua negara (anggota) NATO."
"Berdasarkan kesepahaman tersebut, saya tidak akan memberlakukan tarif yang semula dijadwalkan mulai berlaku pada 1 Februari," tulis Trump, tanpa memberikan rincian mengenai ketentuan dari kesepakatan yang diusulkan.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Sentuh 5.500 dolar AS, harga emas global tembus rekor tertinggi sepanjang masa
Indonesia
•
30 Jan 2026

Berbagai jenis rempah Indonesia curi perhatian di ajang CIIE ke-7
Indonesia
•
11 Nov 2024

Malaysia pertimbangkan pengenaan pajak karbon pada investasi
Indonesia
•
23 Sep 2020

WTO: Pertumbuhan perdagangan global akan melambat jadi 1,7 persen pada 2023
Indonesia
•
07 Apr 2023


Berita Terbaru

Lepas L8 resmi meluncur di Indonesia, dibanderol Rp589 juta dengan Jarak tempuh hingga 1.300 km
Indonesia
•
28 Jul 2026

Malaysia tinggal selangkah lagi jadi negara berpenghasilan tinggi, ekonomi tumbuh 5,8 persen
Indonesia
•
28 Jul 2026

Indonesia raup 18,62 triliun rupiah dari Panda Bonds perdana, pasar keuangan China kian terbuka
Indonesia
•
28 Jul 2026

Ekonomi ASEAN+3 diproyeksikan tumbuh 4,1 persen pada 2026, didorong AI dan semikonduktor
Indonesia
•
28 Jul 2026
