
‘Throughput’ peti kemas via Koridor Perdagangan Darat-Laut Internasional Baru tumbuh kuat pada 2022

Foto dari udara yang diabadikan pada 9 Juli 2022 ini menunjukkan terminal peti kemas di Pelabuhan Qinzhou di Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China selatan. (Xinhua/Zhang Ailin)
Throughput peti kemas di Koridor Perdagangan Darat-Laut Internasional Baru mengalami pertumbuhan yang kuat dalam 11 bulan pertama 2022, dengan 687.100 TEU (twenty-foot equivalent unit) barang diangkut oleh layanan kereta kargo di sepanjang jalur perdagangan dan logistik yang dibangun bersama oleh beberapa provinsi di China barat dan negara-negara ASEAN, meningkat 18,9 persen secara tahunan (year on year).
Nanning, China (Xinhua) – Throughput peti kemas di Koridor Perdagangan Darat-Laut Internasional Baru (New International Land-Sea Trade Corridor) mengalami pertumbuhan yang kuat dalam 11 bulan pertama 2022, menurut otoritas perkeretaapian di Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China selatan.Data dari China Railway Nanning Group Co., Ltd. menunjukkan bahwa selama periode ini, sebanyak 687.100 TEU (twenty-foot equivalent unit) barang diangkut oleh layanan kereta kargo di sepanjang jalur perdagangan dan logistik yang dibangun bersama oleh beberapa provinsi di China barat dan negara-negara ASEAN, meningkat 18,9 persen secara tahunan (year on year).Diluncurkan pada 2017, rute kereta di sepanjang jalur tersebut sejauh ini terhubung dengan 17 daerah setingkat provinsi di China. Lebih dari 640 kategori barang diangkut melalui jalur perdagangan ini.Memanfaatkan Pelabuhan Teluk Beibu, Guangxi mengoordinasikan bea cukai dan perusahaan-perusahaan dagang untuk mengoptimalkan arus lalu lintas dan memfasilitasi pergerakan kereta antarmoda rel-laut. Hal ini memberikan dukungan yang kuat terhadap integrasi transportasi, logistik, perdagangan dan industri di sepanjang rute tersebut.Teluk Beibu di Guangxi berfungsi sebagai titik transit penting di koridor ini dan merupakan pintu gerbang terdekat menuju laut untuk beberapa provinsi pedalaman China. Sebanyak 52 rute pelayaran menghubungkan Pelabuhan Teluk Beibu dengan lebih dari 150 pelabuhan di seluruh dunia.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Kendaraan Tesla buatan China diekspor ke Korsel untuk kali pertama
Indonesia
•
30 Jul 2023

RCEP dan BRI dongkrak perkembangan sosial-ekonomi dan perdagangan Kamboja
Indonesia
•
07 Jan 2023

Laporan sebut ekonomi Jepang berangsur pulih di tengah stagnasi berkepanjangan
Indonesia
•
31 Oct 2024

Indonesia dorong pendapatan Ooredoo 86,13 triliun rupiah selama sembilan bulan pertama 2021
Indonesia
•
28 Oct 2021


Berita Terbaru

ZTE borong 3 penghargaan Selular Awards 2026, perkuat inovasi teknologi jaringan di Indonesia
Indonesia
•
11 Jun 2026

Perusahaan robot humanoid China resmi ekspansi ke Indonesia
Indonesia
•
10 Jun 2026

Maskapai AS habiskan 118 triliun rupiah untuk bahan bakar dalam sebulan, apa penyebabnya?
Indonesia
•
09 Jun 2026

Cadangannya 1.000 kali lebih besar dari daratan, China bidik uranium dari air laut
Indonesia
•
09 Jun 2026
