
Teleskop surya milik China mulai uji coba pengamatan

Foto montase yang diabadikan pada 21 April 2023 ini memperlihatkan langit malam di atas LHAASO di wilayah Daocheng, Provinsi Sichuan, China barat daya. (Xinhua/Jin Liwang)
Daocheng Solar Radio Telescope (DSRT) terdiri dari 313 antena parabola selebar enam meter yang mengelilingi sebuah menara kalibrasi setinggi 100 meter di bagian tengahnya, menjadikannya teleskop radio apertur sintesis terbesar di dunia.
Beijing, China (Xinhua) – Teleskop Radio Surya Daocheng (Daocheng Solar Radio Telescope/DSRT) di China barat daya memulai uji coba pengamatan, ungkap pihak pengembangnya, yakni Pusat Ilmu Pengetahuan Antariksa Nasional (National Space Science Center/NSSC), yang berada di bawah naungan Akademi Ilmu Pengetahuan China (Chinese Academy of Sciences/CAS).Daocheng Solar Radio Telescope, merupakan sebuah teleskop pencitraan radio surya yang berada di wilayah Daocheng, Provinsi Sichuan, merupakan bagian penting dari Proyek Meridian tahap 2 di China.Formasi teleskop ini, yang terdiri dari 313 antena parabola selebar enam meter yang mengelilingi sebuah menara kalibrasi setinggi 100 meter di bagian tengahnya, merupakan teleskop radio apertur sintesis terbesar di dunia.Formasi teleskop itu akan terus memantau matahari dan mengeksplorasi berbagai metode untuk mengamati dan memperingatkan soal pulsar, semburan gelombang radio cepat (fast radio burst/FRB), dan asteroid. Para peneliti akan mempelajari metode pemrosesan data berpresisi tinggi guna meningkatkan kualitas gambarnya lebih lanjut.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

India tetapkan target nol emisi karbon pada 2070
Indonesia
•
03 Nov 2021

Desa berusia lebih dari 3.000 tahun ditemukan di China utara
Indonesia
•
05 Jun 2023

Tim taikonaut Shenzhou-18 tuntaskan misi ‘spacewalk’ kedua
Indonesia
•
05 Jul 2024

China bangun jaringan listrik pintar digital tingkat provinsi pertama
Indonesia
•
12 Jan 2024


Berita Terbaru

Laut makin panas, ancaman terhadap manusia meluas hingga kesehatan mental
Indonesia
•
12 Aug 2026

Beton ramah lingkungan mengembang dalam 14 detik, biaya material bisa turun 94 persen
Indonesia
•
11 Aug 2026

Feature – Dari Laut Jawa ke Laut Banda: Jejak air tawar ungkap rahasia laut Indonesia
Indonesia
•
09 Aug 2026

Feature – Di tengah riuh IGD, AI bantu tentukan pasien yang harus didahulukan
Indonesia
•
08 Aug 2026
