
Feature – Tak dapat izin dari Israel, para ibu di Gaza tak bisa dampingi anak mereka ke luar negeri untuk berobat

Seorang anak Palestina penderita kanker menunggu diberangkatkan untuk berobat ke luar negeri di Kompleks Medis Nasser di Kota Khan Younis di Jalur Gaza selatan pada 27 Juni 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Serangan Israel terhadap rumah sakit di Jalur Gaza sangat membatasi akses untuk mendapatkan perawatan medis, menyebabkan kondisi kesehatan anak-anak di wilayah tersebut semakin memburuk.
Gaza, Palestina (Xinhua/Indonesia Window) – "Rasanya seolah-olah jiwa saya telah direnggut dari tubuh saya, dan saya dibiarkan mati selamanya," ujar ibu empat anak Abeer Abu Yousef ketika menggambarkan kepedihan yang dirasakannya saat mengirim anaknya ke luar negeri untuk menjalani pengobatan medis tanpa dirinya.Wanita Palestina berusia 40 tahun tersebut mengatakan kepada Xinhua bahwa putranya, Abdullah, telah menderita gagal ginjal selama 10 tahun. Serangan Israel terhadap rumah sakit di Jalur Gaza sangat membatasi aksesnya untuk mendapatkan perawatan dialisis, sehingga menyebabkan kondisi kesehatannya semakin memburuk.Abeer akhirnya memiliki secercah harapan ketika otoritas kesehatan yang berbasis di Gaza memberi tahu bahwa anaknya dapat melakukan perjalanan ke Uni Emirat Arab (UEA) untuk berobat.
Seorang wanita menggendong seorang anak penderita kanker yang menunggu diberangkatkan untuk berobat ke luar negeri di Kompleks Medis Nasser di Kota Khan Younis, Jalur Gaza selatan, pada 27 Juni 2024. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Anak-anak yang terluka terlihat di sebuah rumah sakit pascaserangan udara Israel di kantor pusat Pertahanan Sipil di Gaza City pada 1 Januari 2025. (Xinhua/Abdul Rahman Salama)
Seorang pria memindahkan seorang anak yang terluka ke rumah sakit Al-Maamadani usai tentara Israel menyerang alun-alun perumahan di kawasan permukiman al-Rimal di Gaza City pada 4 Januari 2025. (Xinhua/Mahmoud Zaki)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Kasus pembunuhan turun namun kekerasan meningkat di kota-kota besar AS
Indonesia
•
14 Sep 2022

Kenya serukan perlindungan gajah di tengah lonjakan populasi
Indonesia
•
15 Aug 2023

Fokus Berita – WHO sebut situasi kemanusiaan dan kesehatan di Gaza "sangat buruk"
Indonesia
•
10 Jan 2024

Hampir 30 juta warga di Sudan butuh bantuan kemanusiaan akibat perang
Indonesia
•
16 Nov 2024


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
