
Serangan di Gaza hancurkan persediaan medis, PBB peringatkan krisis yang kian parah

Warga Palestina memeriksa reruntuhan setelah serangan udara Israel menghantam sebuah apartemen di Gaza City pada 2 Agustus 2026. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
PBB (Xinhua/Indonesia Window) – Para petugas kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Senin (3/8) mengatakan puluhan orang dilaporkan tewas dan fasilitas penyimpanan medis rusak akibat serangan pada akhir pekan lalu di Gaza, di tengah kekhawatiran akan krisis pasokan medis.
Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengatakan para korban pada akhir pekan lalu dilaporkan termasuk anak-anak dan warga sipil lainnya.
Pada Sabtu (1/8), satu serangan menghantam area Rumah Sakit Al Aqsa dan merusak fasilitas penyimpanan medis yang berdekatan, kata OCHA.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan serangan itu menghancurkan persediaan medis penting, termasuk beberapa yang telah dikirimkan oleh badan tersebut. Karena lokasi serangan berdekatan dengan rumah sakit, bangunan rumah sakit turut mengalami kerusakan ringan.
"Mitra kemanusiaan memperingatkan bahwa kendala pendanaan terus menyebabkan kekurangan pasokan medis penting, termasuk insulin untuk pasien diabetes tipe 1 dan obat-obatan untuk penyakit kardiovaskular," kata OCHA. "Stok peralatan diagnostik dan pemantauan penting dasar, seperti glukometer, strip uji glukosa darah, monitor tekanan darah, dan monofilamen, juga semakin menipis, yang memengaruhi kualitas layanan skrining, follow-up, dan penanganan penyakit."
Kantor tersebut menyatakan layanan hemodialisis saat ini mengalami kekurangan pasokan penting, terutama perlengkapan akses vaskular.
Sementara itu, kelangkaan bahan kateterisasi jantung juga memengaruhi layanan kesehatan jantung, sehingga perawatan hanya dibatasi untuk sejumlah kecil kasus prioritas.
Persediaan tambahan yang dibutuhkan untuk mencegah dan mengendalikan infeksi masih menunggu persetujuan Israel untuk dibawa ke Gaza. Disinfektan berbasis alkohol, yang sangat penting untuk kebersihan tangan dan pencegahan infeksi rutin, sebagian besar tidak tersedia, tambah OCHA.
Otoritas kesehatan Gaza melaporkan lebih dari 150 kematian, termasuk puluhan warga sipil, tercatat sepanjang Juli, yang menjadi bulan paling mematikan sejauh tahun ini.
OCHA mengatakan sebagian besar serangan dilaporkan terjadi di bagian barat Jalur Gaza, tempat hampir seluruh 2,1 juta penduduk terkonsentrasi.
Kantor tersebut menekankan bahwa berdasarkan hukum humaniter internasional, warga sipil dan infrastruktur sipil harus dilindungi dan tidak boleh dijadikan sasaran, serta fasilitas perawatan kesehatan tidak boleh diserang atau dimiliterisasi.
Dana Anak-Anak PBB (UNICEF) melaporkan para ibu di Gaza menyusui anak-anaknya dalam kondisi yang sangat sulit. Bersama para mitra, UNICEF terus memberikan konseling dan dukungan nutrisi kepada para ibu, kata OCHA.
OCHA juga menyebut lebih dari 210.000 pengasuh telah bergabung dalam sesi kelompok, dan lebih dari 160.000 orang telah menerima dukungan individual sejak Januari tahun ini. Dalam enam bulan terakhir, hampir 570 ibu telah kembali memberikan air susu ibu (ASI) setelah konseling, kata OCHA mengutip UNICEF.
Pekan Menyusui Sedunia dimulai pada Sabtu dan akan berlanjut hingga Jumat (7/8), kata Farhan Haq, wakil juru bicara Sekretaris Jenderal PBB.
"Tema tahun ini, yakni 'Menyusui untuk Awal Kehidupan yang Berkelanjutan: Perkuat Apa yang Berhasil', menyerukan kepada pemerintah, sistem kesehatan, dan masyarakat untuk terus berinvestasi dalam intervensi yang telah terbukti meningkatkan hasil menyusui," kata Haq.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Xi Jinping dan Kim Jong Un tanam pohon bersama, ada pesan besar di baliknya
Indonesia
•
09 Jun 2026

Haji1443 – Suhu maksimum di Tanah Suci antara 42-44 derajat Celsius
Indonesia
•
04 Jul 2022

KTT G7 ditutup di Hiroshima di tengah aksi protes yang semakin intens
Indonesia
•
22 May 2023

Media Israel sebut rencana duduki Gaza City butuh waktu 6 bulan
Indonesia
•
10 Aug 2025


Berita Terbaru

Usai berkomitmen pada gencatan senjata, Israel tegaskan tak akan tarik pasukan dari Gaza
Indonesia
•
04 Aug 2026

Di tengah serangan, Netanyahu bahas pelucutan senjata Gaza dengan ‘Dewan Perdamaian’
Indonesia
•
04 Aug 2026

Fokus Berita – Mediator tuding Israel gagalkan gencatan senjata lewat serangan mematikan di Gaza
Indonesia
•
04 Aug 2026

Spanyol pasang tembok laut untuk bendung gelombang migran dari Maroko
Indonesia
•
03 Aug 2026
