
Basis inovasi untuk sensor MEMS diresmikan di China utara

Sejumlah teknisi bekerja di lini produksi pabrikan baterai kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV) di Liuzhou, Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China selatan, pada 10 Mei 2023. (Xinhua/Huang Xiaobang)
Sensor sistem mikroelektromekanis (microelectromechanical system/MEMS), yang dikenal dengan integrasi, keandalan, dan kecerdasannya yang tinggi, merupakan komponen elektronik penting yang digunakan pada mobil, yang mampu mencapai pemosisian kendaraan yang akurat dalam segala kondisi cuaca dan memberikan navigasi kepada pengguna bahkan ketika sejumlah sinyal seperti GPS, BeiDou, dan 5G buruk.
Beijing, China (Xinhua) – Sebuah basis inovasi untuk sensor sistem mikroelektromekanis (microelectromechanical system/MEMS) diresmikan di Shijiazhuang, ibu kota Provinsi Hebei, China utara, menurut pengembangnya.Dibangun oleh sebuah lembaga penelitian di bawah China Electronic Technology Group Corporation (CETC), basis inovasi tersebut berperan untuk mengembangkan, mendesain, mengemas dan menguji, serta mengintegrasikan sensor MEMS, sehingga dapat memenuhi permintaan produk tersebut di bidang kedirgantaraan, kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV), dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).Sebagai bagian dari basis inovasi tersebut, lini produk untuk pengemasan dan pengujian sensor MEMS, serta integrasi sistem juga diumumkan telah mulai beroperasi, yang akan meningkatkan kapasitas produksi tahunan sensor-sensor ini sebanyak 20 juta unit, ungkap CETC.Sensor MEMS, yang dikenal dengan integrasi, keandalan, dan kecerdasannya yang tinggi, merupakan komponen elektronik penting yang digunakan pada mobil. Sensor itu dapat mencapai pemosisian kendaraan yang akurat dalam segala kondisi cuaca dan memberikan navigasi kepada pengguna bahkan ketika sejumlah sinyal seperti GPS, BeiDou, dan 5G buruk.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Sejumlah fasilitas observasi astronomi baru didirikan di China barat laut
Indonesia
•
01 May 2023

Studi: Sinar matahari pagi dan sore tetap bisa merusak kulit, risiko kanker mengintai
Indonesia
•
01 Jul 2026

Peneliti China dapatkan konsentrasi kolom karbon dioksida dengan teknologi radar laser
Indonesia
•
15 Jun 2023

OpenAI akan tutup aplikasi video Sora
Indonesia
•
25 Mar 2026


Berita Terbaru

19 patogen picu 9,7 juta infeksi dan 50.800 kematian per tahun di AS
Indonesia
•
28 Oct 2026

Amazon di Brasil lepaskan 1,17 miliar ton karbon lebih banyak daripada yang diserap per tahun
Indonesia
•
23 Oct 2026

96 persen terumbu karang dunia terancam kritis akibat pemanasan laut, Great Barrier Reef Australia bisa hancur pada 2075
Indonesia
•
23 Oct 2026

Feature – Menimbang klaim manfaat ‘peach gum’, hidangan penutup dari getah pohon persik
Indonesia
•
22 Oct 2026
