
Semua langkah pemerintah untuk lanjutkan dukugan bagi perjuangan kemerdekaan Palestina

Wakil Menteri Luar Negeri RI, Anis Matta, berpidato pada konferensi yang bertajuk ‘Ramadan Menyatukan Kita, Palestina dan Indonesia Satu Hati’, di Asrama Haji Jakarta, Rabu, 4 Maret 2026. (Indonesia Window/Ronald Rangkayo)
Walaupun banyak kritik tarhadap Board of Peace (BoP/Badan Perdamaian), tapi pada dasarnya niat dari keterlibatan pemerintah ini adalah mencari celah-celah dalam upaya menghentikan genosida dan pembantaian masyarakat di Gaza, ungkap Anis Matta.
Jakarta (Indonesia Window) – Semua langkah yang di lakukan oleh pemerintah Indonesia saat ini adalah dalam konteks melakukan upaya-upaya dalam kapasitasnya untuk mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina, kata Wakil Menteri Luar Negeri RI, Anis Matta.
“Di bulan Ramadan ini kita berkumpul untuk menyatukan tekad kita dalam upaya terus melanjutkan dukungan bagi perjuangan kemerdekaan Palestina,” kata Anis Matta pada konferensi yang bertajuk ‘Ramadan Menyatukan Kita, Palestina dan Indonesia Satu Hati’, di Asrama Haji Jakarta, Rabu, 4 Maret 2026.
Walaupun banyak kritik tarhadap Board of Peace (BoP/Badan Perdamaian), tapi pada dasarnya niat dari keterlibatan pemerintah ini adalah mencari celah-celah dalam upaya menghentikan genosida dan pembantaian masyarakat di Gaza, ungkap Anis.
“Di anatara semua yang kita lakukan dalah untuk membantu saudara-saudara kita di Gaza dan semoga ini menjadi satu tahap dari sekian tahap yang panjang menuju kemerdekaan saudara-saudara kita di Palestina,” katanya.
Anis meyakini betul satu kaidah bahwa saat krisis itu sudah datang, maka krisis itu akan bekerja seperti spiral yang akan menciptakan putaran seperti putaran angin kencang, angin putting beliung yang membuat peristiwa-peristiwa yang terjadi itu tidak mempunyai kaidah dan tidak bisa direncanakan.
“Saya kira setelah peristiwa 7 Oktober 2023 yang kita kenal sebagai Thufan Al-Aqsa, kita semua menyaksikan bahwa peritiwa ini memicu kris besar sekarang dan krisis ini tidak akan selesai termasuk yang sekarang kita saksikan meletusnya kembali perang Iran dengan Israel yang dibantu oleh Amerika Serikat,” Anis menambahkan.
Ini semua adalah bagian dari krisis yang bekerja seperti sebuah spiral bagai badai angin puting beliung yang membuat semua orang yang ada di situ masuk dalam putaran tanpa kaidah sama sekali.
“Saya secra pribadi percaya betul bahwa spiral dari sebuah krisis besar yang sekarang sedang terjadi ini merupakan tambahan dari sekian banyak tanda-tanda dari Allah Subhana Wa Ta’ala bahwa kemerdekaan sadara-saudara kita di Palestina insyaa Allah semakin dekat,” ujarnya.
Anis yakin betul semua peristiwa-peristiwa secara keseluruhan akan merupakan akumulasi dari semua tanda-tanda yang disiapkan oleh Allah Subhana Wa Ta’ala bagi kemerdekaan saudara-saudara kita di Palestina akan terwujud dalam waktu tidak lama lagi insya Allah.
“Oleh karena itu saya mengajak saudara-saudara semua, dan saya yang berada dalam pemerintahan saat ini terus bekerja bahu membahu dan terus memberi dukungan bagi saudara-saudara kita di Palestina. Mudah-mudahan doa-doa kita selama bulan Ramadan ini, infaq kita selam bulan Ramadan ini bukan hanya bentuk dukungan bagi saudara-saudara kita di Palestina, tapi juga memperkuat dan meneguhkan hati saudara-saudara kita di Palestina untuk terus berjuang untuk kemerdekaan mereka,” katanya.
Laporan: Redaksi
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Prabowo dan Hun Sen tegaskan komitmen jaga stabilitas kawasan
Indonesia
•
05 May 2025

China dan Indonesia sepakat untuk lebih lanjut perdalam kerja sama
Indonesia
•
23 Feb 2023

Morotarium pengiriman pekerja migran tak hentikan tindakan ilegal
Indonesia
•
09 Sep 2019

Wapres dorong zakat sebagai solusi pengentasan kemiskinan
Indonesia
•
31 Jul 2024


Berita Terbaru

Indonesia dan Kamboja perangi penipuan daring global, ribuan pelaku telah ditindak
Indonesia
•
29 Jul 2026

Menaker: Dialog sosial jadi kunci penyelesaian isu ketenagakerjaan
Indonesia
•
29 Jul 2026

Indonesia–Korea Business Forum perkuat investasi energi hijau, teknologi strategis
Indonesia
•
29 Jul 2026

Bahaya! Batas aman planet global sudah terlampaui
Indonesia
•
29 Jul 2026
