Saudi soroti pentingnya Bahasa Arab pada pertemuan UNESCO

Saudi soroti pentingnya Bahasa Arab pada pertemuan UNESCO
Hari Bahasa Arab sedunia diperingati setiap tahun pada 18 Desember sejak 2012. Tanggal tersebut bertepatan dengan hari pada tahun 1973 ketika Majelis Umum PBB mengadopsi Bahasa Arab sebagai bahasa resmi keenam, selain China, Inggris, Perancis, Rusia, dan Spanyol. (UNESCO)

Jakarta (Indonesia Window) – Putri Haifa binti Abdul Aziz Al-Muqrin, perwakilan tetap Arab Saudi untuk Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) menyoroti pentingnya Bahasa Arab dan peran Arab Saudi dalam mempromosikan bahasa tersebut.

Hal tersebut disampaikan pada pertemuan virtual yang diselenggarakan oleh UNESCO dan delegasi kerajaan untuk organisasi PBB bekerja sama dengan Yayasan Sultan bin Abdul Aziz dalam memperingati Hari Arab Internasional.

Dalam kesempatan tersebut, Putri Haifa memaparkan berbagai langkah yang telah diambil kerajaan dalam melestarikan Bahasa Arab, menurut laporan Arab News.

Dia menekankan perlunya mempromosikan bahasa tersebut dan menggunakannya sebagai sarana untuk menyebarkan perdamaian dan menjalin hubungan antarnegara.

Menurut Putri Haifa, Bahasa Arab tidak hanya populer di kalangan Muslim karena kepentingan religiusnya, tapi juga di kalangan pemeluk agama lain karena alasan politik, ekonomi, akademis, budaya dan sosial.

Hari Bahasa Arab sedunia diperingati setiap tahun pada 18 Desember sejak 2012.

Tanggal tersebut bertepatan dengan hari pada tahun 1973 ketika Majelis Umum PBB mengadopsi Bahasa Arab sebagai bahasa resmi keenam, selain China, Inggris, Perancis, Rusia, dan Spanyol.

Laporan: Redaksi

Berkomentar?

Please enter your comment!
Please enter your name here