
Pakar: Pencabutan sanksi AS terhadap Suriah bertentangan dengan klaim

Tim penyelamat berupaya mencari korban selamat yang terjebak di bawah reruntuhan bangunan yang runtuh di Aleppo, Suriah, pada 9 Februari 2023. (Xinhua/Str)
Sanksi sepihak terhadap Suriah oleh Amerika Serikat dan sekutu-sekutu Barat-nya dicabut pada Kamis (9/2) selama enam bulan untuk bantuan kemanusiaan ke Suriah, tiga hari setelah gempa bumi dahsyat dan sejumlah gempa susulan mengguncang Turkiye dan Suriah.
Damaskus, Rusia (Xinhua) – Keputusan Amerika Serikat (AS) untuk mencabut sanksi sepihak terhadap Suriah di tengah kecaman internasional bertentangan dengan apa yang diklaim AS sebelumnya, yaitu bahwa rangkaian sanksi tersebut tidak menyasar bantuan kemanusiaan untuk negara yang baru-baru ini diguncang gempa tersebut, demikian disampaikan oleh sejumlah pakar Suriah.Departemen Keuangan AS merilis pembebasan sanksi selama enam bulan untuk bantuan kemanusiaan ke Suriah pada Kamis (9/2), tiga hari setelah gempa bumi dahsyat dan sejumlah gempa susulan mengguncang Turkiye dan negara tetangga Suriah dan menyebabkan lebih dari 24.000 orang tewas dan puluhan ribu lainnya luka-luka di kedua negara tersebut."Pengumuman Departemen Keuangan AS itu adalah pengakuan bahwa klaim Washington bahwa sanksi-sanksi itu tidak memengaruhi bantuan kemanusiaan merupakan klaim palsu dan menyesatkan," kata pakar politik Muhammad Al-Omari.Sementara itu, pakar politik Kamal Al-Jafa mengatakan bahwa jika klaim Washington sebelumnya sah dan meyakinkan, negara itu tidak akan mengambil keputusan untuk mencabut embargo tersebut.
Para petugas penyelamat berupaya mencari korban selamat di antara puing-puing sebuah bangunan yang hancur di area permukiman Sulaiman al-Halabi di Kota Aleppo, Suriah utara, pada 8 Februari 2023. (Xinhua/Str)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Buntut pembakaran Al-Qur’an, proses aksesi Swedia ke NATO mundur
Indonesia
•
25 Jan 2023

Jajak pendapat: Mayoritas warga California yakin demokrasi AS dalam masalah serius
Indonesia
•
13 Jul 2025

Sekjen PBB minta Taliban cabut larangan perempuan bekerja dengan PBB
Indonesia
•
07 Apr 2023

Feature – Kisah pilu ibu Palestina yang berhasil selamat dari perang Gaza
Indonesia
•
20 Aug 2024


Berita Terbaru

Henna Indonesia jadi tren di Shanghai, batik ikut memikat anak muda China
Indonesia
•
31 Aug 2026

Xi Jinping terpukau Mesir: Dari Sungai Nil hingga jejak dua peradaban kuno
Indonesia
•
29 Aug 2026

560 juta anak terpapar panas berbahaya, Asia Tenggara masuk kawasan paling rentan
Indonesia
•
28 Aug 2026

Australia segera legalkan eutanasia di seluruh negeri, ini aturannya
Indonesia
•
28 Aug 2026
