
Sumber sebut serangan semalam Israel tewaskan 75 orang di Gaza tengah

Orang-orang mengambil air di kamp pengungsi Jabalia di Gaza utara pada 4 Juni 2024. (Xinhua/Mahmoud Zaki)
Pesawat dan artileri Israel mengebom beberapa lokasi dalam semalam di kamp pengungsi al-Bureij dan al-Maghazi serta di sebelah timur Deir al-Balah di Gaza tengah.
Gaza, Palestina (Xinhua) – Sedikitnya 75 warga Palestina tewas dalam serangan semalam oleh Israel di beberapa daerah di Jalur Gaza tengah, demikian disampaikan beberapa sumber di Palestina pada Rabu (5/6).Beberapa sumber keamanan mengatakan kepada Xinhua bahwa pesawat dan artileri Israel mengebom beberapa lokasi dalam semalam di kamp pengungsi al-Bureij dan al-Maghazi serta di sebelah timur Deir al-Balah di Gaza tengah.Sumber-sumber tersebut mengatakan bahwa serangan udara dan artileri yang intens terus berlanjut sepanjang malam hingga pagi hari, menargetkan rumah-rumah penduduk dan lahan pertanian.Sumber-sumber medis mengonfirmasi bahwa pengeboman Israel mengakibatkan kematian 75 warga Palestina, termasuk anak-anak dan perempuan, serta melukai puluhan orang lainnya.Eskalasi ini terjadi menyusul serangan udara dan darat Israel di kamp al-Bureij, Gaza tengah. Juru bicara militer Israel, Avichay Adraee, pada Selasa (4/6) menyatakan bahwa jet-jet tempur Israel menargetkan posisi-posisi Hamas di kamp pengungsian itu, dan pasukan darat secara bersamaan juga beroperasi di daerah tersebut berdasarkan informasi intelijen.
Seorang anak laki-laki mengambil air di Kota Khan Younis, Jalur Gaza selatan, pada 4 Juni 2024. Keluarga-keluarga Palestina hidup dalam "kondisi yang tidak manusiawi dengan kelangkaan air, makanan, dan pasokan," kata Badan Bantuan dan Pekerjaan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Pengungsi Palestina di Timur Dekat (UNRWA), seraya menyerukan agar blokade segera diakhiri. (Xinhua/Rizek Abdeljawad)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Air laut naik terus, warga Pasifik mengungsi
Indonesia
•
28 Sep 2025

Pakar: Kolaborasi komunikasi-hukum kunci sukses capai tujuan bersama
Indonesia
•
22 May 2022

Audit ungkap budaya perundungan mengakar di Kepolisian Australia
Indonesia
•
11 Jun 2026

NYT: Ventilasi yang buruk masih jadi ancaman bagi pelajar di AS
Indonesia
•
29 Aug 2023


Berita Terbaru

Opini – Memuliakan guru, menjaga akal bangsa
Indonesia
•
16 Aug 2026

Feature – Dari benteng berusia 2.000 tahun, perempuan Afghanistan menemukan jalan lewat seni
Indonesia
•
16 Aug 2026

621 tahun jejak Cheng Ho, Semarang kembali hidupkan warisan akulturasi budaya
Indonesia
•
16 Aug 2026

Anak di bawah 16 tahun bakal dilarang akses media sosial di Norwegia
Indonesia
•
15 Aug 2026
