
Wawancara – China berikan peluang substansial bagi negara-negara ASEAN

Para pekerja memindahkan troli bermuatan bunga di Pusat Perdagangan Lelang Flora Internasional Kunming di Dounan, Provinsi Yunnan, China barat daya, pada 31 Januari 2023. (Xinhua/Chen Xinbo)
Pertumbuhan ekonomi China, perekonomian terbesar kedua di dunia dengan populasi lebih dari 1,4 miliar jiwa, memberikan peluang substansial bagi negara-negara ASEAN dengan membantu blok regional itu mengatasi ancaman ketidakpastian geopolitik global dan perlambatan ekonomi terhadap pemulihan pascapandemi.
Labuan Bajo, NTT (Xinhua) – Pertumbuhan ekonomi dan pasar di China, perekonomian terbesar kedua di dunia dengan populasi lebih dari 1,4 miliar jiwa, memberikan peluang substansial bagi negara-negara ASEAN, kata seorang pejabat Indonesia."Pengaruh ekonomi China merupakan kekuatan pendorong yang signifikan di balik perkembangan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Regional (Regional Comprehensive Economic Partnership/RCEP) pada 2022," kata Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi Internasional Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia Edi Prio Pambudi, kepada Xinhua dalam wawancara tertulis saat KTT ASEAN ke-42 yang berlangsung selama dua hari dan dibuka pada Rabu (10/5) lalu.Pakta perdagangan bebas RCEP melibatkan 15 negara Asia-Pasifik termasuk 10 negara anggota ASEAN (Brunei, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam) dan lima mitra dagang ASEAN, yaitu China, Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Selandia Baru."Partisipasi China dalam RCEP memberi negara-negara anggota akses ke pasar konsumen yang masif ... yang menawarkan peluang substansial bagi para pengekspor ASEAN," katanya.
Foto udara yang diambil pada 13 Maret 2023 ini memperlihatkan deretan kendaraan di terminal Pelabuhan Taicang, Provinsi Jiangsu, China timur. (Xinhua/Li Bo)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Indonesia-China susun strategi baru menuju 2045, empat bidang jadi titik sinkronisasi
Indonesia
•
21 Aug 2026

Pemimpin bisnis Indonesia harapkan kerja sama pengembangan NEV dengan China
Indonesia
•
30 Mar 2023

Presiden RI: bantuan restrukturisasi utang penting bagi negara berpenghasilan rendah
Indonesia
•
22 Nov 2020

2,9 juta penyandang disabilitas di Indonesia termasuk usia produktif
Indonesia
•
02 Oct 2021


Berita Terbaru

China-Indonesia perkuat diplomasi parlemen, kerja sama substantif jadi sasaran
Indonesia
•
21 Sep 2026

Pemerintah siapkan produksi E20 dalam dua tahun, tebu jadi sumber etanol
Indonesia
•
20 Sep 2026

ADB setujui 11,51 triliun rupiah untuk indonesia, fokus pada fiskal, digitalisasi, dan layanan publik
Indonesia
•
19 Sep 2026

Kemnaker bekali penyandang disabilitas keterampilan membuat jus sehat
Indonesia
•
18 Sep 2026
