
Negosiasi gencatan senjata Gaza alami kemajuan, Mesir persiapkan pembukaan kembali perlintasan Rafah

Truk-truk bantuan kemanusiaan terlihat di sisi Mesir perlintasan perbatasan Rafah pada 7 Agustus 2024. (Xinhua/Ali Moustafa)
Perlintasan perbatasan Rafah diharapkan akan segera dibuka, seiring negosiasi gencatan senjata antara Hamas dan Israel menunjukkan tanda-tanda kemajuan.
Kairo, Mesir (Xinhua/Indonesia Window) – Mesir telah meningkatkan kesiapannya untuk membuka kembali perlintasan perbatasan Rafah guna mengantisipasi kemungkinan tercapainya kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas, seiring negosiasi menunjukkan tanda-tanda kemajuan, demikian disampaikan seorang pejabat Mesir kepada Xinhua pada Senin (13/1).Pejabat yang meminta namanya tidak dipublikasikan tersebut mengatakan bahwa pihak otoritas telah meningkatkan kesiapan di semua departemen di perlintasan Rafah, termasuk unit keamanan, administrasi, paspor, kesehatan, dan karantina, untuk memastikan pergerakan warga Palestina sesegera mungkin begitu perlintasan Rafah dibuka kembali."Semua departemen yang diperlukan tetap beroperasi di Rafah, bahkan selama periode penutupan," papar sumber tersebut, seraya menekankan bahwa pihak Mesir sepenuhnya siap untuk menangani situasi tersebut.Seorang pejabat dari Bulan Sabit Merah Mesir menyatakan bantuan kemanusiaan yang menumpuk di dekat perlintasan tersebut siap untuk segera dikirim ke Gaza begitu Rafah dibuka kembali. Dia menyebutkan bahwa 40 hingga 50 truk bantuan, termasuk bahan bakar, saat ini diangkut setiap hari ke perlintasan Kerem Shalom di sisi Israel dengan bantuan dari badan-badan PBB.Pejabat tersebut juga menambahkan bahwa 500 truk bantuan sedang menunggu untuk masuk ke Gaza di area logistik Rafah, dengan 2.000 truk tambahan disimpan di gudang-gudang di Arish.Perlintasan Rafah tetap ditutup untuk pengiriman bantuan sejak Mei 2024, ketika militer Israel menguasai sisi Palestina dari perlintasan itu, sehingga menghentikan pengiriman bantuan dari Mesir ke Gaza melalui jalur tersebut.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Akademisi China bantu lindungi warisan budaya di Afghanistan
Indonesia
•
14 Aug 2022

Pangkas terima pengungsi, pemerintah Swedia bakal perketat aturan imigrasi
Indonesia
•
25 Jan 2023

Peristiwa hijrah Makkah-Madinah tandai tahun pertama Hijriah
Indonesia
•
19 Aug 2020

PBB proyeksikan populasi dunia akan capai puncaknya pada abad ini
Indonesia
•
12 Jul 2024


Berita Terbaru

Sejuk luar dalam! Gelombang Panas Dorong Wisatawan Kunjungi Gua Karst di China
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – 41 tahun berlalu, Xi Jinping masih ingat rumah sahabatnya di Amerika: Kisah diplomasi persahabatan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Bukan sekadar menulis elok, kaligrafi China ajarkan kesabaran dan ketenangan
Indonesia
•
12 Aug 2026

Feature – Buku sejarah mulai ditinggalkan? Begini cara kreator membawanya ke media sosial
Indonesia
•
12 Aug 2026
