
Pemprov NTB ajak China investasi di sektor pariwisata hingga transportasi

Toprak Razgatlioglu (kiri) dari tim Pata Yamaha Prometeon WorldSBK berlaga dalam balapan superpole WorldSBK 2023 Indonesian Round yang digelar di Sirkuit Mandalika di Mandalika, Provinsi Nusa Tenggara Barat, pada 5 Maret 2023. (Xinhua/Zulkarnain)
Pemprov NTB mengharapkan makin banyak pabrik industri pengolahan yang dibangun di NTB, sehingga akan ada penyerapan tenaga kerja lokal dan transfer pengetahuan secara bertahap.
Jakarta (Xinhua) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Barat (NTB) mengajak pemerintah China untuk berinvestasi di berbagai sektor mulai dari pariwisata hingga transportasi, sehingga provinsi di Indonesia timur itu diharapkan dapat lebih maju dan berkembang di masa mendatang.Penawaran peluang kerja sama ini dilakukan dalam pertemuan antara Penjabat Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi dan Konsul Jenderal (Konjen) China di Denpasar Zhu Xinglong pada awal pekan ini di Kota Mataram.Dalam pertemuan tersebut, Lalu menawarkan peluang investasi di empat sektor, yaitu pariwisata, pertanian, pertambangan, dan transportasi. "NTB memiliki pariwisata yang tak kalah dari daerah lain, potensi pertanian yang bisa dikembangkan, serta prospek transportasi dengan adanya Global Hub," kata Lalu seperti dikutip dalam keterangan resminya.Pemprov NTB mengharapkan makin banyak pabrik industri pengolahan yang dibangun di NTB, sehingga akan ada penyerapan tenaga kerja lokal dan transfer pengetahuan secara bertahap.Di sektor transportasi, Lalu mengajak China menjajaki investasi di proyek Global Hub di Kabupaten Lombok Utara, yakni pembangunan jalur pelayaran kapal-kapal besar melalui Selat Lombok yang dinilai memiliki lokasi strategis dan menjadi alternatif dari jalur pelayaran Selat Malaka yang kini kian padat.Sementara itu di sektor pariwisata, Lalu mengusulkan pembukaan rute penerbangan langsung dari Beijing ke Lombok dan sebaliknya.Dia juga memuji kerja sama dengan China yang sudah berlangsung selama ini, yang memberikan banyak manfaat dan layak untuk diteruskan, di antaranya adalah pemberian beasiswa pendidikan bagi 29 mahasiswa NTB untuk belajar di China selama periode 2021-2023 serta kehadiran perusahaan China dalam proses pembangunan proyek smelter di Kabupaten Sumbawa Barat, NTB.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

95 persen tumbuhan Sumatera-Kalimantan musnah akibat karhutla
Indonesia
•
05 Oct 2019

Elon Musk akan datang ke Indonesia pada November
Indonesia
•
15 May 2022

Indonesia ajukan resolusi tuntut gencatan senjata segera di Gaza, UNGA adopsi dengan suara bulat
Indonesia
•
13 Dec 2024

Pemerintah percepat pembangunan hunian bagi masyarakat terdampak bencana Sumatra
Indonesia
•
29 Dec 2025


Berita Terbaru

Pemerintah pastikan transisi kepemimpinan Bank Indonesia berjalan sesuai ketentuan
Indonesia
•
27 Jul 2026

Peneliti Indonesia presentasikan Visi Ekonomi Kreatif Syariah Global di IFESDC 2026
Indonesia
•
27 Jul 2026

Wawancara – Tak lagi sekadar investasi, Indonesia ajak China majukan teknologi di Tanah Air
Indonesia
•
26 Jul 2026

Kemenag latih ribuan pelaku UMKM pesantren, perkuat daya saing digital
Indonesia
•
25 Jul 2026
