
Bentrokan di perbatasan Thailand-Kamboja berlanjut, telan korban dari kedua pihak

Warga mengungsi dari area perbatasan Thailand-Kamboja di Provinsi Oddar Meanchey, Kamboja, pada 24 Juli 2025. (Xinhua/Phal Lim)
Pasukan Kamboja melancarkan serangan bertubi-tubi terhadap Thailand menggunakan senjata berat, artileri lapangan, hingga sistem roket BM-21.
Bangkok/Phnom Penh, Thailand/Kamboja (Xinhua/Indonesia Window) – Saluran berita Channel 5 yang dikelola militer Thailand pada Jumat (25/7) melaporkan bahwa bentrokan kembali terjadi di beberapa daerah di sepanjang perbatasan Thailand-Kamboja pada Jumat dini hari. Saluran berita tersebut menambahkan bahwa pasukan Kamboja melancarkan serangan bertubi-tubi menggunakan senjata berat, artileri lapangan, hingga sistem roket BM-21.Pasukan Thailand kemudian membalas dengan serangan dukungan yang sesuai dengan situasi taktis dan mengeluarkan peringatan kepada warga sipil setempat untuk menghindari tempat-tempat terjadinya bentrokan.Pada Jumat pagi, suara tembakan artileri kembali terdengar di dekat area perbatasan, seperti dilaporkan Layanan Penyiaran Nasional Thailand yang mengutip keterangan pejabat setempat di Provinsi Surin.Menurut wakil juru bicara Kementerian Kesehatan Masyarakat Thailand, sedikitnya 14 warga Thailand tewas dan 46 lainnya luka-luka dalam bentrokan militer di dekat perbatasan Thailand-Kamboja hingga Kamis (24/7) pukul 21.00 waktu setempat.Wakil Gubernur Provinsi Oddar Meanchey Met Meas Pheakdey memaparkan kepada Xinhua dalam wawancara via telepon bahwa seorang warga desa tewas dan lima lainnya luka-luka pada Kamis ketika pihak Thailand menembakkan peluru artileri ke wilayah Kamboja."Lebih dari 2.900 keluarga yang tinggal di dekat perbatasan telah dievakuasi ke tempat yang lebih aman," ujarnya."Bentrokan masih berlanjut hingga Jumat pagi," imbuh pejabat tersebut.Sementara itu, wakil sekretaris negeri sekaligus juru bicara Kementerian Pertahanan Kamboja Letnan Jenderal Maly Socheata mengungkapkan dalam jumpa pers pada Jumat pagi bahwa pasukan Thailand telah menggunakan senjata berat dan jet tempur F-16 serta bom tandan untuk menyerang beberapa lokasi di provinsi Oddar Meanchey dan Preah Vihear.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Kemenlu China: Butuh kemauan politik dan upaya diplomasi untuk akhiri konflik Palestina-Israel
Indonesia
•
11 Oct 2024

Sumber Mesir sebut Israel desak Hamas lucuti senjata sebelum terima usulan gencatan senjata Gaza
Indonesia
•
01 May 2025

Rusia tuduh Washington berada di balik serangan ‘drone’ ke Kremlin
Indonesia
•
05 May 2023

Jubir UNIFIL sebut situasi terkini di Lebanon "paling menantang" sejak 2006
Indonesia
•
21 Oct 2024


Berita Terbaru

Sekitar 500.000 orang ikut demo di Prancis, 200.000 pengunjuk rasa padati Paris
Indonesia
•
01 Nov 2026

Esai – Di usia 16 tahun, saya memanggul senapan dan merindukan rumah
Indonesia
•
30 Oct 2026

Netanyahu terdesak, oposisi unggul dalam ‘exit poll’, tetapi mayoritas masih buntu
Indonesia
•
28 Oct 2026

Fokus Berita – Pemilu Israel di tengah operasi militer, warga Palestina khawatir kehidupan kian sulit
Indonesia
•
28 Oct 2026
