Iran sebut kurangi pengaruh dolar AS minimalkan dominasi Barat atas ekonomi global

Seorang pria melewati sebuah kantor valuta asing di Kairo, Mesir, pada 25 Desember 2022. (Xinhua/Ahmed Gomaa)
Mengurangi pengaruh dolar AS terhadap perdagangan regional dan internasional akan meminimalkan dominasi Barat atas ekonomi global, dan banyak negara sedang mengikuti langkah tersebut.
Teheran, Iran (Xinhua) – Seorang pejabat tinggi keamanan Iran pada Ahad (9/4) mengatakan bahwa mengurangi pengaruh dolar AS terhadap perdagangan regional dan internasional akan meminimalkan dominasi Barat atas ekonomi global.Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi (Supreme National Security Council/SNSC) Iran Ali Shamkhani memberikan pernyataan tersebut dalam pertemuan dengan ajudan presiden Rusia Igor Levitin di Teheran, ibu kota Iran, menurut Nour News yang terafiliasi dengan SNSC.Dalam pertemuan itu, Shamkhani mengatakan proses untuk mengurangi pengaruh dolar pada transaksi regional dan internasional telah dimulai, mencatat bahwa banyak negara sedang mengikuti langkah tersebut.Dia menggambarkan inisiatif yang diselesaikan antara Iran dan Rusia di bidang transaksi moneter dan perbankan itu sebagai metode yang "efektif" untuk "menggagalkan sanksi ilegal Barat."Shamkhani menyatakan kepuasan atas peningkatan level kerja sama ekonomi antara Iran dan Rusia selama beberapa bulan terakhir, menyoroti perlunya mempercepat implementasi sejumlah proyek ekonomi gabungan.Dia mengatakan bahwa menyelesaikan Koridor Transportasi Utara-Selatan Internasional dan perluasan kerja sama sektor transportasi antara kedua negara merupakan bagian penting dari proyek bersama tersebut.Sementara itu, Levitin mengatakan Moskow siap untuk melakukan investasi di berbagai sektor ekonomi Iran, termasuk yang berkaitan dengan industri baja, minyak, dan petrokimia.Mengomentari sejumlah kunjungan bilateral yang dilakukan oleh pejabat ekonomi dan perbankan kedua negara selama beberapa bulan terakhir, dia mengatakan landasan yang menguntungkan telah disiapkan untuk penandatanganan kesepakatan ekonomi multilateral dan menarik negara-negara lain untuk berpartisipasi dalam berbagai proyek ekonomi yang menguntungkan.Levitin tiba di Teheran pada Jumat (7/4) malam waktu setempat untuk melakukan pembicaraan dengan para pejabat senior Iran, termasuk Wakil Presiden Pertama Iran Mohammad Mokhber dan Menteri Pembangunan Jalan dan Perkotaan Iran Mehrdad Bazrpash.Iran dan Rusia, keduanya di bawah sanksi yang dijatuhkan oleh Amerika Serikat, terus memperluas hubungan politik dan ekonomi mereka untuk melawan tindakan negara tersebut.Laporan: RedaksiBagikan
Komentar
Berita Terkait

Sebanyak 350 jenama tawarkan peluang bisnis di pameran waralaba IFRA 2025
Indonesia
•
23 Aug 2025

Feature – Penanaman kedelai kian diminati oleh para petani di China
Indonesia
•
30 Apr 2024

Indonesia-Australia jajaki peluang bisnis baru dalam kemitraan komprehensif
Indonesia
•
23 Sep 2019

Ekspor-impor topang pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2022
Indonesia
•
24 Nov 2021
Berita Terbaru

Mata uang lokal dorong pertumbuhan kawasan industri aglomerasi Semarang
Indonesia
•
05 Feb 2026

Kunjungan turis China ke Indonesia capai 1,34 juta, naik 12 persen pada 2025
Indonesia
•
03 Feb 2026

Nilai perdagangan Indonesia-China naik 13 persen pada 2025
Indonesia
•
03 Feb 2026

OPEC+ tahan lagi produksi minyak dunia hingga Maret 2026, pasar global masih ditinjau
Indonesia
•
02 Feb 2026
