
Pemimpin media Afrika Selatan sebut KTT Media Dunia hadir pada waktu yang tepat

Orang-orang menyaksikan pertunjukan drone di Distrik Nansha, Guangzhou, Provinsi Guangdong, China selatan, pada 2 Desember 2023. Pertunjukan drone digelar di Guangzhou untuk merayakan penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Media Dunia (World Media Summit) kelima, yang berlangsung pada 2 hingga 8 Desember di kota Guangzhou dan Kunming di Provinsi Yunnan, China barat daya. (Xinhua/Liang Xu)
KTT Media Dunia 2023 pada 2-8 Desember di kota Guangzhou dan Kunming, China, merupakan kesempatan yang sangat penting karena menyatukan berbagai organisasi media global untuk saling berbagi ide.
Cape Town, Afrika Selatan (Xinhua) – Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Media Dunia (World Media Summit) kelima hadir pada waktu yang tepat dan memainkan peran penting dalam memberikan kebenaran dan menyajikan kedua sisi cerita, menjadikannya "KTT media internasional yang sangat penting," kata Iqbal Surve, Ketua Eksekutif Independent Media Afrika Selatan, kepada Xinhua dalam sebuah wawancara baru-baru ini.KTT ini merupakan "kesempatan yang sangatlah penting" karena menyatukan berbagai organisasi media global untuk saling berbagi ide, kata Surve, yang menghadiri KTT tersebut pada 2-8 Desember di kota Guangzhou dan Kunming, China.Menekankan tanggung jawab sosial dari organisasi media, sang ketua menggarisbawahi pentingnya kebenaran sebagai prinsip dasar bagi semua organisasi media.Peran media tidak hanya sekadar menyampaikan fakta, kata Surve, seraya menambahkan bahwa media harus menjadi katalisator bagi perubahan sosial-ekonomi dan pembangunan."Jika kita hanya memiliki satu tugas sebagai tanggung jawab sosial, tugas tersebut adalah memastikan bahwa media harus menjadi agen perubahan di dunia saat ini, guna mendorong kemanusiaan bersama, masa depan bersama, dan kemakmuran bersama," imbuhnya.Menyoroti pentingnya komunikasi yang efektif di dalam negara, antarnegara, dan antarwilayah untuk memastikan pemahaman yang lebih baik tentang fakta dan mendorong kolaborasi untuk hidup berdampingan secara damai, Surve mengatakan bahwa "Peran media sangat penting dalam komunikasi tersebut.Sebagai pemimpin media kawakan yang telah melakukan lebih dari 20 kali kunjungan ke China, Surve memuji modernisasi China dan komitmen China terhadap pembangunan bersama di bawah konsep komunitas dengan masa depan bersama bagi umat manusia.Dalam pandangannya, perkembangan BRICS dan kerja sama Sabuk dan Jalur Sutra (Belt and Road) memungkinkan para mitra China untuk belajar dari modernisasi ini guna mencapai pembangunan bersama.Mengutip pepatah lama "A rising tide lifts all ships" yang bermakna peningkatan perekonomian akan menguntungkan semua pihak, dia menekankan pentingnya pembangunan yang menguntungkan semua orang. "Jika Afrika berkembang, jika Afrika Selatan berkembang, China pun diuntungkan. Jika China berkembang, kita pun diuntungkan."Surve mengatakan bahwa China dan Afrika dapat mencapai pembangunan bersama dengan cara yang saling menguntungkan, dan pada akhirnya masyarakat di negara-negara BRICS Plus dan Global South dapat memiliki kehidupan yang lebih baik dan masa depan yang lebih baik.Laporan: RedaksiBagikan

Komentar
Berita Terkait

Korban jiwa akibat hujan deras di Korsel bertambah jadi 40 orang, 9 orang hilang
Indonesia
•
19 Jul 2023

Beijing rilis rencana perlindungan Poros Tengah Beijing sebagai warisan dunia
Indonesia
•
01 Feb 2023

Acara budaya China di Jenewa, Swiss, tingkatkan rasa saling memahami
Indonesia
•
04 May 2023

China selatan siaga hadapi topan Talim yang mendekat
Indonesia
•
17 Jul 2023


Berita Terbaru

Australia beri peringatan kepada platform gim terkait ‘grooming’ dan radikalisasi anak
Indonesia
•
22 Apr 2026

Perayaan Hari Bahasa Mandarin Internasional di Jakarta fasilitasi pertukaran budaya
Indonesia
•
20 Apr 2026

Feature – Peluang karier dorong minat anak muda Indonesia belajar bahasa Mandarin
Indonesia
•
20 Apr 2026

Tingkat membaca di China Naik di tengah pesatnya perkembangan membaca digital
Indonesia
•
20 Apr 2026
