Korban tewas akibat gempa di Venezuela naik jadi 2.295, lebih dari 11.000 lainnya terluka

Tim penyelamat bekerja di sebuah bangunan yang ambruk di Playa Grande, Negara Bagian La Guaira, Venezuela, pada 28 Juni 2026. (Xinhua/Str)

Caracas, Venezuela (Xinhua/Indonesia Window) – Jumlah korban tewas akibat dua gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela pada 24 Juni bertambah menjadi 2.295 orang, sementara jumlah korban luka mencapai 11.267, kata Presiden Majelis Nasional Venezuela Jorge Rodriguez pada Rabu (1/7).

Hingga hari ini, terdapat 2.295 korban tewas dan 11.267 korban luka. Saat ini kami mencatat 12.841 orang yang terdampak," kata Rodriguez dalam pembaruan harian tentang situasi negara pascagempa.

Dia menambahkan, 6.461 orang telah diselamatkan oleh lebih dari 4.000 pekerja penyelamat dan sukarelawan, baik dari dalam negeri maupun internasional.

Rodriguez, yang juga mengepalai pusat komando untuk pendirian kamp sementara, menyerukan kepada petugas kesehatan, personel keamanan, serta petugas pemadam kebakaran untuk mendaftar di platform Patria guna menangani masalah perumahan yang disebabkan oleh gempa bumi tersebut.

Dia mengatakan ada 25 kamp sementara yang beroperasi, termasuk 13 kamp di La Guaira, delapan kamp di Caracas, dua kamp di Miranda, serta masing-masing satu kamp di Carabobo dan Yaracuy.

Rodriguez menuturkan pihak berwenang bergerak cepat untuk melengkapi fasilitas di kamp-kamp tersebut serta memindahkan orang-orang yang terdampak ke sana.

Sejak 24 Juni, Venezuela mencatat 782 gempa susulan, meskipun frekuensi dan magnitudonya telah menurun, imbuh Rodriguez.

Laporan: Redaksi

Bagikan

Komentar