
Kerja sama industri China-Indonesia dapat dorongan dari perusahaan manufaktur China

Foto menunjukkan kereta cepat penumpang untuk proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) diberangkatkan dari Pelabuhan Qingdao di Provinsi Shandong, China timur, pada 21 Agustus 2022. (Xinhua/Jiang Chao)
Kerja sama industri China-Indonesia mendapat dorongan dari berbagai perusahaan manufaktur peralatan China yang telah berhasil mengakar dan berkembang di Tanah Air selama beberapa tahun belakangan ini.
Nanning, China (Xinhua) – Selama beberapa tahun belakangan, nilai investasi dan perdagangan China-Indonesia terus bertambah, dan rantai industri serta rantai pasokan juga semakin terintegrasi secara mendalam. Dengan tren positif ini, berbagai perusahaan manufaktur peralatan China berhasil mengakar dan berkembang di Indonesia, mendorong kerja sama industri kedua negara.Di area pameran kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV) dalam China-ASEAN Expo ke-19 yang baru digelar di Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, China selatan, mobil energi baru Air ev dari SAIC General Motors Wuling (SGMW) menarik perhatian para pengunjung.Model mobil tersebut berhasil diluncurkan di kawasan industri SGMW Indonesia pada Agustus lalu, sehingga Indonesia menjadi negara pertama yang menyambut mobil Air ev, yang direncanakan akan masuk pasar global. Dalam 15 hari setelah presell di mulai, pesanan untuk Air ev di Indonesia sudah melampaui 1.000 unit.Menurut Wang Pulin, Manajer Merek dan Publikasi SGMW Indonesia, Wuling telah melakukan penyesuaian terhadap car-networking, sistem lisan cerdas, sistem asistensi pengemudi, yang telah berpengalaman digunakan di China, dengan situasi di Indonesia, sehingga teknologi-teknologi yang akan diterapkan di Indonesia lebih dilokalkan.Selama lima tahun ini, Wuling mendorong belasan perusahaan pemasok suku cadang utama untuk bersama memasuki pasar Indonesia dan mengaktifkan lebih dari 140 dealer penjualan hilir serta menciptakan sekitar 8.000 lapangan kerja untuk Indonesia.Wuling berhasil memanfaatkan keuntungan dari kebijakan Indonesia yang memprioritaskan perkembangan mobil bertenaga listrik dan mendorong konsumsinya. Sebagai salah satu perusahaan internasional pertama yang memproduksi mobil tenaga listrik di wilayah Indonesia, Wuling sudah tergolong merek top laris di antara merek-merek otomotif China yang masuk Indonesia, dengan total penjualan di Indonesia melebihi 88.000 unit per paruh pertama tahun ini.Keberhasilan Wuling di Indonesia adalah satu contoh dari banyak perusahaan manufaktur peralatan China yang mewujudkan kerja sama saling menguntungkan di Indonesia.
Foto yang diabadikan pada 8 Agustus 2022 ini menunjukkan mobil energi baru Air ev dari SGMW Indonesia diluncurkan di Kota Bekasi, Provinsi Jawa Barat. (Xinhua)
Foto yang diabadikan pada 26 April 2022 ini menunjukkan produk Liugong sedang dirakit di pabrik perusahaannya. (Xinhua/Cao Yiming)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Dua lembaga ekonomi tandatangani MoU untuk tarik investasi China di Bangladesh
Indonesia
•
31 Mar 2023

Abrasi pantai buat petani garam di Desa Lancok, Aceh terapkan metode tradisional rebus
Indonesia
•
04 May 2026

Perusahaan China teken kerja sama untuk dorong proyek integrasi baja dan kokas di Indonesia
Indonesia
•
06 Feb 2026

Harga minyak jatuh di bawah 80 dolar dipicu kasus COVID Eropa
Indonesia
•
20 Nov 2021


Berita Terbaru

Singapura bentuk Future of Finance Institute, percepat adopsi AI dan tokenisasi di sektor keuangan
Indonesia
•
26 Jun 2026

Chery Q kantongi lebih dari 3.000 prapemesanan, EV Compact berjarak tempuh 400 km
Indonesia
•
26 Jun 2026

Apple naikkan harga Mac dan iPad akibat lonjakan biaya cip memori, iPhone tetap tidak berubah
Indonesia
•
26 Jun 2026

Bank of China Hong Kong jadi bank kliring RMB di Indonesia, permudah perdagangan dan investasi bilateral
Indonesia
•
26 Jun 2026
