
Masyarakat Indonesia antusias sambut uji coba publik Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Foto dari udara yang diabadikan pada 30 September 2023 ini menunjukkan rangkaian kereta cepat electrical multiple unit (EMU) untuk proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) melintas di Purwakarta, Provinsi Jawa Barat. (Xinhua/Xu Qin)
Oleh Nurul Fitri Ramadhani
Kereta Cepat Jakarta-Bandung kini tengah bersiap untuk diintegrasikan dengan layanan transportasi umum lainnya, seperti stasiun Lintas Raya Terpadu (Light Rail Transit/LRT), TransJakarta, dan Jaklingko.
Jakarta (Xinhua) – Stasiun Halim Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) di DKI Jakarta pada Kamis (12/10) sore tampak dipadati para penumpang yang mengikuti uji coba publik ‘Whoosh Experience Program’.Di antara mereka adalah Ridho Alfianantha Putra (22), seorang mahasiswa kedokteran asal Bandung, Provinsi Jawa Barat. Kepada Xinhua dia mengaku dirinya sudah lama menantikan beroperasinya kereta cepat pertama di Indonesia sekaligus di Asia Tenggara itu.Ridho mengungkapkan bahwa dirinya akan rutin menggunakan layanan kereta cepat ketika pulang ke Bandung."Ini merupakan kemajuan besar bagi negara ini. Saya pernah mencoba kereta cepat serupa di China dan Jepang, yang sangat efisien dalam hal waktu. Saya senang Indonesia sekarang juga memilikinya. Saya rasa, saya akan beralih dari kereta konvensional ke kereta cepat untuk pulang dan pergi dari Bandung," ujarnya.Penumpang lainnya, Dona Rahma Dina (27), membawa serta putrinya yang berusia dua tahun untuk merasakan pengalaman naik kereta cepat. Menurutnya, kereta tersebut sangat nyaman untuk anak-anak, dan dia berniat menggunakan layanan kereta tersebut setiap kali dia dan keluarganya berlibur ke Bandung."Sebelumnya, kami selalu menggunakan kereta konvensional, atau terkadang suami saya mengendarai mobil. Tetapi saya kira kereta cepat ini bisa menjadi pilihan terbaik," ujar wanita yang berdomisili di Jakarta itu.Indonesia kini telah resmi memiliki kereta cepat pertamanya, setelah Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo, yang akrab disapa Jokowi, meresmikan beroperasinya kereta tersebut pada 2 Oktober lalu.Kementerian Perhubungan RI mengeluarkan izin operasi untuk PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC), sebuah konsorsium perusahaan patungan antara badan usaha milik negara (BUMN) China dan Indonesia yang membangun dan mengelola KCJB, pada 29 September.KCJB yang memiliki jalur sepanjang 142,3 kilometer serta menghubungkan Jakarta dan Bandung, kota terbesar keempat di Indonesia, merupakan proyek unggulan yang menyinergikan Inisiatif Sabuk dan Jalur Sutra usulan China dengan strategi Poros Maritim Dunia milik Indonesia.
Foto yang diabadikan pada 17 Agustus 2023 ini menunjukkan rangkaian kereta cepat electrical multiple unit (EMU) untuk proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) di Bandung, Provinsi Jawa Barat. (Xinhua/Xu Qin)
Bagikan

Komentar
Berita Terkait

Menteri sosial apresiasi langkah kemanusiaan SMSI
Indonesia
•
08 Feb 2021

Indonesia usulkan ‘Joint Trade Committee’ tingkatkan perdagangan dengan Thailand
Indonesia
•
28 Sep 2021

COVID-19 – Indonesia rekrut 10.000 tenaga kesehatan baru selama pandemik
Indonesia
•
05 Jan 2021

Presiden tegaskan komitmen pembangunan Giant Sea Wall Pantai Utara Jawa
Indonesia
•
15 Jun 2025


Berita Terbaru

Lembaga amil zakat SIP salurkan infak kemanusiaan Palestina 1,2 miliar rupiah melalui BAZNAS RI
Indonesia
•
12 May 2026

Para pemimpin ASEAN prioritaskan keamanan dan ketahanan energi serta pangan di KTT Ke-48
Indonesia
•
11 May 2026

Kemiskinan ekstrem di China lenyap, jadi model pengentasan di Indonesia
Indonesia
•
10 May 2026

Analisis – Stabilitas Selat Malaka jadi sorotan di tengah ketegangan lintasan ‘chokepoint’ global
Indonesia
•
10 May 2026
